Tokyo, MINA – Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami pada Ahad (9/11) setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang kawasan barat daya negara itu, memicu kekhawatiran akan terjadinya gelombang tinggi di sejumlah wilayah pesisir.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan, gempa terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat dengan pusat di lepas pantai Prefektur Kagoshima pada kedalaman 30 kilometer. Getaran kuat dirasakan di beberapa prefektur di Pulau Kyushu, termasuk Miyazaki dan Kumamoto.
Otoritas setempat segera mengeluarkan peringatan dini tsunami dan mengimbau warga di daerah pantai untuk menjauh dari garis laut dan mencari tempat yang lebih tinggi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan besar.
Stasiun televisi nasional NHK melaporkan bahwa tinggi gelombang awal diperkirakan mencapai sekitar satu meter di beberapa titik pantai barat daya. Pemerintah Jepang juga memastikan tidak ada gangguan signifikan terhadap reaktor nuklir di wilayah tersebut.
Baca Juga: 23 Anak Tewas Akibat Malnutrisi di Wilayah Kordofan Sudan
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang menegaskan, seluruh jalur transportasi laut di sekitar Kagoshima sementara dihentikan hingga situasi benar-benar aman. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Trump Ancam Hukuman Mati bagi Anggota Kongres Demokrat yang Picu Ketegangan Politik
















Mina Indonesia
Mina Arabic