Jerman Kecam Seruan Israel untuk Usir Warga Palestina dari Gaza

Ilustrasi: Warga Gaza, Palestina mengungsi. (Foto: Anadolu)

Berlin, MINA – Jerman mengecam pernyataan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich terkait pengusiran warga Palestina dari Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan kepada Anadolu Agency hari Rabu (3/1), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Sebastian Fischer mengatakan bahwa pernyataan seperti itu tidak membantu menyelesaikan masalah dan menambahkan bahwa Berlin dengan tegas menolak seruan tersebut.

Dia mengklarifikasi posisi Jerman telah diperjelas selama pertemuan para menteri luar negeri G7 di Tokyo, dan bahwa pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza dan pengurangan wilayah tersebut harus dikesampingkan.

Ia mengatakan, Jerman terus mendukung solusi dua negara, yang masih menjadi satu-satunya model permanen bagi hidup berdampingan secara damai antara Israel dan Palestina.

Baca Juga:  Warga Palestina Berjuang Mencari Air Minum

Fischer juga menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan menegaskan kemajuan telah dicapai melalui pembukaan penyeberangan Karm Abu Salem (Kerem Shalom) antara Israel dan Gaza.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel hanya mengizinkan 6.459 truk bantuan masuk ke Gaza. Sebelumnya, rata-rata 500 truk memasuki Jalur Gaza setiap hari, yang berarti 45.000 truk diizinkan masuk dalam 90 hari setelahnya. (T/R7/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sri astuti

Editor: Ismet Rauf