JIHAD ISLAM SERUKAN BENTUK KOMITE INDEPENDEN AWASI REKONSTRUKSI GAZA

Rekonstruksi Gaza
Foto: Ma'an News Agency
Foto: Ma’an News Agency

Gaza, 19 Dzulhijjah 1435/13 Oktober 2014 (MINA)- Pemimpin gerakan Jihad Islam, Yousef al-Hasayneh, Senin, menyerukan Otoritas Palestina untuk membentuk sebuah komite independen guna mengawasi proses rekonstruksi Gaza.

Yousef al-Hasayneh mengatakan, panitia harus terdiri atas unsur pemerintah dan perwakilan gerakan perjuangan rakyat Palestina.

“Tidaklah cukup bagi masyarakat internasional hanya sekedar mengumumkan dukungan untuk Palestina, mereka perlu mengecam dan menghukum Israel atas kejahatan terhadap rakyat kami,” kata al-Hasayneh dalam pernyataannya, seperti dilaporkan Ma’an News Agency yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Dia mengatakan, Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya berusaha ikut andil memberi sumbangan agar Palestina mau kembali berunding dengan Israel.

“Kebutuhan rakyat Palestina membangun kembali apa yang hancur selama serangan Israel di Gaza,” kata Yousef.

Ia juga mengatakan, prioritas tersebut harus jauh dari tawar-menawar politik. Prioritas utama adalah untuk melihat masuknya bahan bangunan dan meringankan penderitaan warga Palestina yang rumahnya hancur selama serangan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Mesir yang telah mengorganisir konferensi donor internasional tentang rekonstruksi Gaza, pada Ahad  lalu,” ujarnya.

Konferensi ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $ 5,4 miliar dolar, setengah dari jumlah itu untuk rekonstruksi dan setengahnya lagi sebagai bantuan hidup bagi warga Palestina.

Serangan Israel baru-baru ini  membunuh sekitar 2.200, sebagian besar warga sipil, dan meninggalkan sebanyak 108.000 orang Palestina tunawisma. (T/P010/R03)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Comments: 0