Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jihad Islami: Duduk Bersama Akan Mampu Selesaikan Krisis Internal Palestina

kurnia - Senin, 28 Oktober 2019 - 22:10 WIB

Senin, 28 Oktober 2019 - 22:10 WIB

2 Views ㅤ

Gaza, MINA – Gerakan Jihad Islami menegaskan, pemilu yang tengah diwacanakan saat ini belum akan mampu menyelesaikan krisis internal Palestina.

Tokoh Jihad Islami, Nafiz Azam menjelaskan dalam festifal Jihad Islami di Rafah, membangun kesepakatan dan duduk bersama  pimpinan-pimpinan Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaan nasional, lebih penting dibandingkan pemilu.

“Kita menginginkan kesepakatan hakiki untuk menyelesaikan semua persoalan Palestina, dan mengelola perjuangan melawan penjajah zionis,” kata Nafiz. Demikian PIC dikutip MINA, Senin (28/10).

Ia menegaskan, gagasan yang disampaikan untuk menempuh cara perjuangan di meja perundingan dengan Israel tak bisa diterima, “dan tak akan sukses, kami menolak perundingan dengan musuh.”

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Serbuan ke Al-Aqsa oleh Ben-Gvir

Menurutnya, rencana perundingan yang digagas Amerika bertujuan untuk menundukan umat Islam, dan menghapus persoalan Palestina, karena itu semua pihak yang peduli kepada perjuangan Palestina hendaknya menolak konsep deal of century dari Amerika itu.

Gerakan Jihad Islami di Palestina bersama segenap faksi perlawanan Palestina lainnya bahu-membahu melawan agresi Israel terhadap Gaza, dan saat ini bersama menggelar aksi pawai kepulangan dan penghapusan blokade Gaza setiap hari Jumat.

Aksi dilakukan setelah semua upaya ditempuh untuk membebaskan blockade Gaza, termasuk mediasi PBB, Mesir dan Qatar, namun pihak penjajah zionis enggan merealisir kesepakatan, dan terus melakukan blockade terhadap Gaza, baik darat, laut dan udara, yang memicu berbagai krisis kemanusiaan di Gaza. (T/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Perluas Operasi Militer di Jalur Gaza

 

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Palestina
Amerika
Eropa
Indonesia
Internasional