Jokowi: Kartu Indonesia Pintar Untuk Kepentingan Sekolah

Presiden Jokowi saat menghadiri acara di SMAN 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/1) siang. (Foto: Humas).

 

Pekalongan, MINA –  Presiden Joko Widodo menghadiri acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/1) siang, usai membuka Muktamar 12 Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al Mutabaroh An Nahdliyyah (JATMAN),

Menurut Presiden, sebagaimana laman Setkab yang dikutip MINA, penerima KIP memperoleh Rp450 ribu untuk yang SD, SMP Rp750 ribu, SMA dan SMK Rp1 juta. Namun Presiden mengingatkan, agar dana tersebut dipakai untuk kepentingan sekolah, bukan yang lain.

“Dana yang ada di kartu untuk kepentingan sekolah, tas sekolah, seragam, buku sekolah, sedangkan untuk beli pulsa tidak boleh. Kalau ada yang ketahuan, kartu akan dicabut,” tegas Presiden.

Untuk PKH, lanjut Presiden, ada 1.000 penerima di Kabupaten Pekalongan. “Pengambilan untuk PKH bisa diambil pada bulan Februari yang berisi uang Rp1.890.000,” ungkap Presiden seraya menyampaikan jika anggaran lebih akan ditambah.

Penggunaan PKH, menurut Presiden, tidak untuk digunakan membeli rokok, namun untuk kebutuhan sehari-hari dan pendidikan sekolah. Presiden juga berpesan agar penggunaan dana PKH dan KIP dilakukan sesuai aturan.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan, SMAN 1 Kajen termasuk yang favorit di Kabupaten Pekalongan. “Ada 1.784 siswa yang memperoleh KIP pada kesempatan kali ini,” paparnya.

Para siswa tersebut terdiri atas KIP SD sebanyak 669 siswa, SMP 458 siswa, SMA 200 siswa, SMK 301 siswa, dan jenjang program kesetaraan 156 siswa.

“Untuk penerima KIP se-Jawa Tengah 2.591.741 siswa dengan total bantuan dari Pemerintah Rp1,3 triliun,” kata Mendikbud.

Penerima khusus untuk Kabupaten Pekalongan, menurut Mendikbud, sebanyak 64.993 siswa dengan total anggaran Rp31 miliar. Kedua, untuk PKH yang hadir 1.000 keluarga dari kabupaten Pekalongan total KPM 21 ribu dengan total bantuan Rp40 miliar. Sedangkan keluarga penerima manfaat 953.573 KPM di Jateng dengan total bantuan Rp1,8 triliun lebih.

Juga hadir dalam acara penyerahan PKH dan KIP itu diantaranya Kepala Staf Kepresidenan; Teten Masduki, Menteri Sosial; Khofifah Indar Parawansa,  dan Gubernur Jateng; Ganjar Pranowo. (R/R09/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)