Jokowi Ucapkan Selamat Kepada Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim PM Malaysia baru (foto: Tangkap Layar)

Jakarta, MINA – Melalui sambungan telepon, Presiden RI Joko Widodo mengucapkan selamat kepada Anwar Ibrahim setelah diangkat menjadi Perdana Menteri Malaysia yang baru.

“Terima kasih Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo yang menjadi kepala negara pertama yang menghubungi saya mengucapkan tahniah,” kata Anwar dalam postingan di akun Facebooknya, Kamis (24/11).

Dalam postingannya, Anwar menegaskan, Indonesia merupakan sahabat sejati Malaysia dan mengharapkan hubungan dagang serta bisnis, investasi, budaya dan isu pekerja dapat tingkatkan.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengucapkan selamat atas terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia.

“Datuk adalah sosok yang dikenal luas di Indonesia, dihormati oleh rakyat Indonesia,” kata Jokowi.

Dewan Penguasa Malaysia di Malaysia, pada Kamis (24/11) memutuskan mendukung pemimpin oposisi Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri ke-10 negara itu.

Keputusan dewan beranggotakan sultan/ pemimpin-pemimpin negara-negara bagian tersebut diambil setelah pertemuan sembilan anggota Dewan Penguasa yang dipimpin oleh Raja Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Kuala Lumpur, setelah berhari-hari mengalami kebuntuan politik.

Mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim (75) dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia pada pukul 5 sore, Kamis, Anadolu Agency melaporkan.

Hasil pemilihan umum ke-15 Malaysia yang diadakan pada 19 November membuat parlemen menggantung, tak ada yang bisa membentuk pemerintah sendiri,  dengan Aliansi Harapan atau Pakatan Harapan (PH), yang dipimpin Ibrahim,  mengamankan sebagian besar kursi di parlemen, tetapi kurang untuk membentuk pemerintah sendiri.

Diperlukan 122 kursi parlemen (satu partai atau koalisi)  dari 222 kursi untuk dapat membentuk pemerintah.

PH mengamankan 82 kursi, sementara Aliansi Nasional atau Perikatan Nasional (PN) yang dipimpin mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mendapatkan 73 kursi. (T/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)