Jumat Spesial Ramadhan Bagi Muslim St. John’s Kanada

St. John’s, MINA  – Jumat (18/5/2018) pekan pertama Ramadhan menjadi hari spesial bagi umat Muslim di kota St. John’s, Kanada.

Para pemuda berbondong-bondong ke masjid untuk shalat Jumat di Masjid An-Noor dan mendengarkan khutbah tentang pemahaman Islam yang lebih baik.

Syed Pirzada, Presiden Asosiasi Muslim Newfoundland dan Labrador, mengatakan orang-orang mulai sadar bahwa Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Islam, “Mereka tahu ini ketika masyarakat berpuasa dan shalat berjamaah”.

Yusuf Ahmad, salah satu warga, mengatakan, dia menikmati Ramadhan dan melihatnya sebagai sesuatu yang dinantikan.

Bahkan, dia memulai latihan berpuasa sejak dia baru berusia tujuh tahun. CBC News melaporkan.

“Seharusnya umur 11 atau lebih, tapi saya bersikeras sejak umur 7 tahun,” katanya. “Aku suka puasa dan menyenangkan.”

Ia mengaku, hari-hari bisa panjang dan sulit, terutama menahan lapar.

Di Kanada satu hari selama musim semi Ramadhan ini dapat berlangsung hampir 16 jam.

Tetapi Ahmad dan rekan-rekannya menghargai bagaimana dia mampu mencerminkan diri dan menjadi orang yang lebih baik menghadapi periode siang yang panjang tahun ini.

Anak-anak muda memperbanyak waktu untuk ibadah dan berdiskusi, serta tidak menonton televisi selama Ramadhan.

Moiz Ali, sahabatnya mengatakan amal adalah bagian paling penting dari Ramadhan.

Kesalahpahaman sebeleumnya, menurut Ali dan teman-temannya adalah asumsi bahwa puasa Ramadhan hanya tentang diri sendiri dan puasa.

“tetapi ternyata ini juga tentang orang lain,” katanya, terutam hari berbagai bagi mereka yang hidup dalam kemiskinan.

“Amal dan memberi kepada yang kurang beruntung adalah komponen penting puasa Ramadhan,” ujarnya.

Puasa bagianya kini adalah sebuah sisi dari praktik yang memungkinkan umat Islam untuk mengalami dan memahami kesulitan yang dihadapi orang lain setiap hari.

“Saya merasa seperti saya dalam posisi mereka,” kata Abdallah Shahwan. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Comments: 0