Jurnal Al-Ihkam IAIN Madura Tembus Scopus

Jakarta, MINA – Jurnal Hukum dan Pranata Sosial “Al-Ihkam” yang diterbitkan Fakultas Syariah IAIN Madura, Jawa Timur tembus Scopus, database jurnal terbesar di dunia.

Pusat data atau database tersebut berguna untuk melihat apa yang sudah diteliti dan mengetahui kontribusi dari penelitian yang sedang dikerjakan di antara literatur ilmiah yang sudah ada. Demikian keterangan dari Kementerian Agama, Kamis (12/8).

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama kini telah memiliki sepuluh jurnal yang terindeks Scopus, yaitu,:

1. Journal of Indonesian Islam (JIIs), UIN Sunan Ampel, Surabaya Jawa Timur;
2. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), IAIN Salatiga Jawa Tengah;
3. Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), IAIN Kudus, Jawa Tengah;
4. Al Jami’ah, UIN Sunan Kalijaga Daerah Istimewa Yogyakarta;
5. Studia Islamika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;
6. Journal of Islamic Architecture, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jawa Timur;
7. Jurnal Al-Ahkam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;
8. Jurnal Samara UIN Ar-Raniri Banda Aceh;
9. Islam Guidance and Counseling Journal IAIM-NU (Institut Agama Islam Ma’arif Nahdlatul Ulama) Metro Lampung; dan
10. Al-Ihkam, IAIN Madura, Jawa Timur.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Suyitno, merasa bangga atas capaian kualitas jurnal di lingkungan PTKI.

“Dari aspek kuantitas, terdapat lima dari sepuluh jurnal yang kini tembus di Scopus itu diraih dalam durasi 1 hingga 2 tahun terakhir,” ujarnya.

“Di lihat dari kualitas, setidaknya terdapat empat jurnal yang bertengger sebagai jurnal terbaik se-Asia bidang Religious Studies dan lima jurnal yang masuk ke Scimago Journal & Country Rank (SJR) Quartile 1 dan Quartile 2,” tambahnya.

Jurnal Al-Ihkam pertama kali terbit tahun 2006 atas kerjasama Fakultas Syariah IAIN Madura dan APHI (Asosiasi Pengkaji Hukum Islam Indonesia).

Pada 2014, jurnal tersebut terakreditasi dengan peringkat B, pada 2016 terindeks DOAJ. Kemudian, pada 2019, Al-Ihkam dianugerahi sebagai Juara Terbaik Pertama Pengelola Jurnal Hukum oleh Mahkamah Konstitusi RI dan jurnal ini melakukan reakreditasi dengan peringkat Sinta-2.

Editor in Chief Jurnal Al-Ihkam, Erie Hariyanto menjelaskan, persiapan menuju Scopus dimulai sejak 2019.

Proses submission ke Scopus dilakukan pada 28 April 2021, setelah mengikuti kegiatan Shortcoure Jurnal Internasional Bereputasi/Sinta-1 (JIBS) yang diselenggarakan oleh subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Erie mengatakan, pencapaian ini juga disebabkan karena inovasi program Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang menyelenggarakan shortcourse PAJ dan JIBS. (R/SR/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Dapatkan berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Jangan lupa juga ikuti berita terkini dari MINANEWS di Google News, klik di sini.