Kakek Ikhwan Berhaji Berharap Berjumpa Mendiang Istri di Raudah dan Jabal Rahmah

Jamaah haji asal Lingga, Ikhwanuddin.(Foto: MCH Kemenag)

Batam, MINA – Ikhwanuddin terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan sedih saat berada di Asrama Haji Batam. Pria berkaca mata ini duduk di antara 47 jamaah haji Kabupaten Lingga lainnya yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada musim haji 1445 H/2024 M.

Dikutip dari laporan MCH Kemenag, Sabtu (18/5), harapan Ikhwanuddin untuk menunaikan ibadah haji bersama istri tercinta sirna. Sang istri wafat pada 1 Mei 2024 atau tepatnya Sembilan hari sebelum jamaah haji Lingga diberangkatkan menuju Tanah Suci.

“Ini sudah takdir saya. Sebelumnya, kami sudah sama-sama memasang niat untuk berangkat naik haji berdua. Namun, hari ini hanya saya sendiri yang berangkat,” ucap Ikhwanuddin saat berbincang dengan humas Kemenag Lingga saat penyambutan jamaah di Asrama Haji Batam belum lama ini.

Baca Juga:  Jelang Puncak Haji, Petugas Terus Tingkatkan Layanan untuk Jamaah Lansia

Dia menyampaikan, mereka berdua sudah mendaftar haji pada 2013. “Saat mendaftar haji, saya dan istri memimpikan untuk melihat Ka’bah bersama. Shalat di Masjidil Haram dan menunaikan semua rukun haji berdua,” ucapnya lagi.

“Tapi, kini semua itu tidak akan pernah saya jalani dengan beliau,” ujarnya melanjutkan.

Ikhwanuddin mengatakan, sebelumnya dia tidak punya firasat jika sang istri, Ria Asmara, akan lebih dahulu pulang untuk selamanya.

“Sebelum wafat, beliau hanya kurang enak badan. Lalu, saya suruh istirahat dan minum obat. Namun, kondisi beliau makin turun. Tepat sembilan hari menjelang berangkat menuju Batam untuk masuk Asrama Haji, beliau dipanggil pulang oleh Allah SWT,” tuturnya melanjutkan.

Baca Juga:  Jelang Puncak Haji, Petugas Terus Tingkatkan Layanan untuk Jamaah Lansia

“Saya begitu sedih. Harapan saya untuk berangkat bersama menuju Baitullah, tidak kesampaian,” ujarnya lagi.

“Saya sadar semua ini sudah garisan dari Yang Kuasa. Saya akan menjalani ini. Saya berharap, kami akan dijumpakan di Raudah dan Jabal Rahmah,” ucap Ikhwanuddin.

Dia mengaku, sepeninggal istrinya, dia kerap sedih melihat semua peralatan dan koper yang akan mereka bawa berdua.

“Segala persiapan sudah kami lakukan. Semua peralatan termasuk koper beliau dan saya sudah disiapkan. Setiap kali melihat barang-barang itu, saya sedih. Tapi, saya percaya, kami akan berjumpa di Raudah dan Jabal Rahmah,” harap pensiunan Guru SMA N 1 Singkep ini.

Berdasarkan jadwal, Ikhwanuddin dan sang istri masuk dalam kelompok terbang (kloter) 2 Embarkasi Batam yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada, 13 Mei 2024.

Baca Juga:  Jelang Puncak Haji, Petugas Terus Tingkatkan Layanan untuk Jamaah Lansia

Kini, pria 64 tahun itu telah berada di Tanah Suci. Semoga beliau selalu diberi kesehatan, bisa menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji, dan memperoleh haji mabrur. Aamiin.

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rana Setiawan

Editor: Rudi Hendrik