Berlin, MINA – Kanselir Jerman Olaf Scholz membahas perkembangan di Gaza pada Jumat (29/12) dengan anggota Kabinet Perang Israel Benny Gantz melalui panggilan telepon, Anadolu Agency melaporkan.
Gantz menginformasikan kepada Scholz tentang situasi terkini di daerah kantong yang terkepung dan perbatasan utara Israel.
Scholz menggarisbawahi “kebutuhan mendesak” yang berkelanjutan untuk memperbaiki situasi kemanusiaan bagi masyarakat di Gaza dan “melakukan segala upaya untuk melindungi kehidupan penduduk sipil.” Kata pemerintah Jerman dalam pernyataan.
Dinyatakan pula, pentingnya mencegah konflik menyebar secara regional.
Baca Juga: Tim Medis MER-C Banyak Tangani Korban Genosida di RS Al-Shifa Gaza
Kanselir mengatakan dia melanjutkan kontak diplomatik.
Sejak serangan lintas batas pejuang perlawanan Hamas Palestina pada 7 Oktober, Israel terus melanjutkan serangan tanpa henti di Jalur Gaza, sedikitnya 21.507 warga Palestina terbunuh dan melukai 55.915 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel merevisi jumlah resmi korban tewas akibat serangan pejuang Hamas pada 10 November, sehingga menurunkan angka tersebut menjadi sekitar 1.200 orang. Tel Aviv belum memberikan informasi tambahan mengenai korban jiwa.
Serangan brutal rezim Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza, dengan 60% infrastruktur di wilayah tersebut rusak atau hancur, dan hampir 2 juta penduduk mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. (T/R4/P1)
Baca Juga: Laba Perusahaan Senjata Israel Melonjak di Masa Perang Gaza dan Lebanon
Mi’raj News Agency (MINA)