Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapal Kemanusiaan Handala untuk Buka Blokade Gaza Tiba di Pelabuhan Hamburg

Ali Farkhan Tsani - Senin, 31 Juli 2023 - 06:26 WIB

Senin, 31 Juli 2023 - 06:26 WIB

0 Views

Berlin, MINA – Kapal kemanusiaan Handala untuk membuka blokade Gaza meninggalkan kota Belanda Rotterdam dan tiba di pelabuhan Hamburg, Jerman, Ahad (30/7).

Ketua International Committee to Break the Siege on Gaza, yang merupakan anggota pendiri Freedom Flotilla Coalition, Zaher Birawi, mengatakan, “Tahap pelayaran Handala ini sangat penting dalam membangun solidaritas internasional untuk Palestina, dan dalam mengarahkan perhatian komunitas Eropa dan dunia ke Gaza yang terblokade 16 tahun.”

“Blokade Israel bertentangan dengan hukum internasional, dan merupakan pelanggaran terhadap hak-hak dasar warga Palestina, terutama hak mereka untuk bergerak dari dan ke tanah air mereka secara bebas,” ujarnya.

Birawi menegaskan, Freedom Flotilla Coalition akan mengevaluasi tahap pertama kampanye, sebelum mengumumkan kemudian tahap selanjutnya dari rencananya untuk menantang blokade, yang rencananya berlayar menuju Mediterania timur untuk mencapai Gaza.

Baca Juga: Hamas Bantah Tuduhan HRW Soal Kejahatan Perang 7 Oktober

Dia menekankan, tujuan pelayaran Handala adalah untuk meningkatkan kesadaran akan penderitaan rakyat Palestina di bawah pendudukan dan blokade, serta meningkatkan solidaritas masyarakat Eropa, dan tekanan pada pemerintah Eropa untuk melaksanakan tugas mereka mengakhiri kejahatan blokade.

Freedom Flotilla Coalition adalah gerakan solidaritas dunia, yang terdiri dari sejumlah organisasi solidaritas dari lebih dari 12 negara di seluruh dunia, dengan berfokus pada upaya mematahkan blokade laut ilegal di Gaza, dan mengungkap keburukan kejahatan Israel yang telah berlanjut sejak 2006.

Koalisi mengorganisir banyak kampanye untuk memecahkan blokade laut, dan yang paling menonjol adalah aksi pelayaran kapal Turki Mavi Marmara dan kapal internasional lainnya, yang kemudian diserang oleh angkatan laut Israel pada tahun 2010, yang mengakibatkan kematian 10 aktivis kemanusiaan. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pemukim Ilegal Israel Halangi Akses Air Bagi Warga Palestina di Tepi Barat

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Feature
Khutbah Jumat
Internasional
Indonesia