Kapal Pertama Pengangkut Biji-Bijian Ukraina Tiba di Pelabuhan Istanbul

Foto: Dok Anadolu Agency

Selat Istanbul, MINA-  Kapal pertama bermuatan biji-bijian Ukraina akhirnya mencapai pintu masuk Laut Hitam di selat Istanbul, Selasa (2/8), kemudian berlabuh di lokasi yang telah ditentukan di Pelabuhan Istanbul.

Kapal Razoni berbendara Turki itu berlayar dari pelabuhan Odessa, Ukraina untuk mengekspor biji-bijian yang sempat terhenti akibat perang Rusia-Ukraina, Anadolu Agency melaporkan.

Melalui cuitan twitter, Kementerian Pertahanan Nasional Turki menjelaskan, kapal Razoni berlayar dari pelabuhan Odessa, Senin (1/8).  

Menurut Kementerian itu, pemeriksaan bersama terhadap kapal bermuatan 26.500 ton jagung tersebut  akan dilakukan Rabu (3/8) pagi.

Setelah diperiksa di Istanbul, kapal Razoni akan berlayar ke pelabuhan Tripoli, Libya.

Turki, PBB, Russia, dan Ukraina menandatangani kesepakatan, Jumat (22/7) untuk membuka kembali tiga pelabuhan Ukraina, yaitu Odesa, Chernomorsk dan Yuzhny, tempat biji-bijian tertahan selama berbulan-bulan akibat perang Rusia-Ukraina.

Pusat koordinasi gabungan, yang terdiri dari perwakilan Turki, PBB, Rusia, dan Ukraina, dibentuk untuk mengawasi kegiatan ekspor biji-bijian Ukraina serta memastikan pelayaran yang aman untuk kapal dagang bermuatan bahan makanan komersial dan pupuk yang berangkat dari tiga pelabuhan utama Ukraina.

Menteri Infrastruktur Ukraina Oleksandr Kubrakov mengatakan, negaranya merupakan pemasok jagung terbesar keempat di dunia dan dengan mengekspornya ke negara lain dapat menjaga ketersediaan pangan global. 

Dia juga menambahkan, ada 16 kapal lagi yang menunggu giliran di pelabuhan Odessa.

“Dengan sokongan dari mitra-mitra kami, kami berencana untuk mencapai kapasitas maksimum dalam mengekspor produk pertanian,” katanya. (T/ri/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Dapatkan berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Jangan lupa juga ikuti berita terkini dari MINANEWS di Google News, klik di sini.