Kasus Corona Dunia Sentuh 6,5 Juta, AS Catat Hampir Sepertiganya

Washington, MINA – Kasus kematian akibat virus corona atau Covid-19 terus meningkat di seluruh dunia. Total hingga Kamis, 4 Juni 2020, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, akhir tahun lalu itu telah menjangkiti 6.567.393 orang, menurut laporan Worldometers.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.168.921 kasus telah ditangani, dengan kematian mencapai 387.913 kasus. Belum ada laporan resmi dari Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) maupun lembaga-lembaga kesehatan terkait kapan virus ini akan berakhir.

Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency) merangkum, AS menjadi negara dengan kasus positif Corona paling banyak di antara negara lainnya. Negeri Paman Sam itu mencatat, ada 1.901.783 orang terjangkit virus tersebut atau hampir sepertiga dari akumulasi kasus di seluruh dunia.

Dalam 24 jam terakhir kasus kematian di AS juga terus bertambah menjadi 109.142 orang. Sementara jumlah pasien sembuh tercatat 688.670 orang.

Hingga tulisan ini disiarkan, belum ada laporan apakah kerusuhan yang diakibatkan oleh kematian pria berkulit hitam bernama George Floyd menambah jumlah kasus virus corona, karena banyak orang turun ke jalan dibandingkan diam di rumah.

Setelah AS, Brazil menjadi negara kedua yang dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami lonjakan kasus. Kasus baru hari ini saja bertambah sebanyak 20.745, sehingga totalnya menjadi 584.562.

Sementara untuk kasus kematian di negeri Samba itu bertambah menjadi 32.568. Pasien sembuh 266.132.

Selanjutnya, Rusia melaporkan 8.536 kasus baru sehingga total menjadi 432.277. Dibandingkan Brazil, Rusia masih bisa menekan jumlah kematian yang dilaporkan ada 178 pasien meninggal dalam sehari sehingga akumulasi menjadi 5.215. Jumlah pasien sembuh tercatat 195.957.

Spanyol menjadi negera keempat dengan kasus corona terbanyak. Negeri matador itu melaporkan jumlah kasus hingga hari ini sebanyak 287.406, dengan jumlah kematian mencapai 27.128 orang. Tidak ada laporan berapa jumlah orang yang disembuhkan.

Inggris mencatat kasus akibat wabah corona sebanyak 279.856 orang, dengan kematian mencapai 39.728 kasus. Seperti Spanyol, tidak ada laporan resmi berapa jumlah pasien yang disembuhkan di negeri Ratu Elisabeth ini.

Sementara untuk Indonesia sendiri kembali menjadi negara peringkat pertama jumlah pasien positif corona harian dan kematian di Asia Tenggara, meskipun akumulasinya masih tetap di bawah Singapura.

Terakhir, pemerintah Indonesia melaporkan ada 684 pasien baru sehingga total menjadi 28.233, dan kasus kematian bertambah sebanyak 35 orang menjadi 1.698. Adapun jumlah pasien sembuh tercatat 8.406.

Kasus kematian Indonesia menjadi tertinggi di Asia Tenggara, dibandingkan Filipina dengan 974 kematian, Malaysia 115, dan Singapura 24 orang. (L/R2/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA)