KBRI Damaskus Repatriasi 25 TKW Dari Suriah

Foto: KBRI Damaskus
Foto:

Jakarta, 15 Rabiul Akhir 1437/25 Januari 2016 (MINA) – Kedutaan Besar Republik (KBRI) Damaskus pada Senin (25/1) kembali melaksanakan repatriasi Warga Negara Indonesia () gelombang ke-271 sebanyak 25 orang kembali ke Indonesia melalui Bandara Internasional Damaskus yang telah diselesaikan segala permasalahannya.

Berdasarkan laporan dari laman Facebook resmi KBRI Damskus, para TKW yang direpatriasi tersebut sebagian besar berasal dari Jawa Barat, sisanya berasal dari Jateng, Jatim, NTB dan NTT yang berhasil dipulangkan setelah segala permasalahan dan hak-haknya dengan majikannya diselesaikan.

Repatriasi kali ini didampingi oleh staf KBRI Damaskus, Arju Rahmatullah.

Berikut daftar nama repatrian:
1. Ai Bt Iding Idis, Sukabumi;
2. Ana Eliana Bt Baharin Asannudin, Brebes;
3. Casinih Bt Carmin Nasim, Indramayu;
4. Dae Daeni Kurdi, Majalengka;
5. Dwi Hastutik Bt Suharto Karso, Lampung Timur;
6. Endayani Tiasih Hasim, Lombok Tengah;
7. Jumaroh Bt Sujana Carsam, Indramayu;
8. Junita Bt Warsono Casdi, Cirebon;
9. Leti Bt Musa Samita, Cirebon;
10. Lina Kartina Bt Samsuddin Sambu, Sumbawa, NTB;
11. Maemuna Muslim Ahmad, Pringgabaya, Lombok Timur
12. Nenenglina Bt Sukarna Sumanta, Sukabumi;
13. Nurainah Bt Ina Acid, Karawang;
14. Oyati Komhi Tohir, Sukabumi;
15. Rastinah Bt Sentana, Cirebon;
16. Rina Bt Agus Badu, Cianjur;
17. Rohinah Nurdin, Serang Banten;
18. Rumsiti Bt Ramin Usa, Karawang;
19. Rusnayati Bt Ijat Hasan, Tangerang;
20. Sinta Andriani Bt Arifin Said, Bima NTB;
21. Siti Aisah Rakijan, Bojonegoro;
22. Siti Hasanah Bt Kiki Entan, Karawang;
23. Soimah Bt Darus Tarli, Indramayu;
24. Tarsilah Bt Abdul Rohim, Cirebon;
25. Waspen Taskiwan, Indramayu.

Dengan keberangkatan sebanyak 25 WNI/TKW ini, maka masih terdapat 28 WNI/TKW yang berada di shelter KBRI Damaskus dan masih terus bertambah setiap harinya.

Sejak 2012, KBRI Damaskus telah merepatriasi sekitar tiga belas ribu WNI dari , baik melalui Lebanon maupun Yordania, dalam 271 gelombang.

Duta Besar RI di Damaskus Djoko Harjanto mengatakan, pemulangan atau repatriasi TKW ini merupakan program repatriasi yang telah berlangsung sejak 2011 karena konflik bersenjata yang melanda Suriah.

Pada 2015, KBRI Damaskus telah berhasil memperjuangkan hak mereka dan merepatriasi sebanyak 606 WNI/TKW dalam 20 gelombang. Mencermati data dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah WNI repatrian dari Suriah terus mengalami penurunan, yakni 4.937 (2012), 5.685 (2013), 1.701 (2014), dan 606 WNI (2015).

Jumlah TKI di shelter Damaskus mencapai pada titik terendah dalam lima tahun terakhir, yaitu kurang dari 30 (tiga puluh orang).

Namun pada 2016, jumlah WNI repatrian dari Suriah diprediksikan akan semakin menurun, mengingat telah berlakunya penghentian/pelarangan pengiriman tenaga kerja informal ke wilayah Timur Tengah oleh Menteri Tenaga Kerja RI sejak 2015.

Walau demikian, TKI yang masih tersisa di Suriah pada 2016, kemungkinan sebagian besar merupakan korban perdagangan manusia yang diperkirakan akan lebih sulit untuk direpatriasi dari negara yang tengah dilanda konflik berkepanjangan itu. (T/P008/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)