KBRI Pakistan Gelar Malam Apresiasi untuk Pengusaha

Islamabad, MINA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pakistan di Islamabad menggelar acara malam apresiasi pada Rabu (27/10) untuk pengusaha Pakistan.

Acara itu mengundang kalangan komunitas bisnis friends of Indonesia dan ASEAN di Pakistan sebagai penghargaan atas kerja sama dalam mendukung tugas KBRI untuk meningkatkan hubungan bilateral khususnya perdagangan dan investasi.

Dalam sambutannya Dubes RI untuk Pakistan Adam M. Tugio mengucapkan terima kasih yang tulus kepada tamu undangan, dan disampaikan tujuan resepsi yaitu memberikan apresiasi kepada pelaku usaha Pakistan atas kontribusi, dan perannya dalam meningkatkan hubungan investasi, dan perdagangan antara Indonesia-Pakistan juga ASEAN-Pakistan.

“Meski dunia masih dilanda Pandemi Covid-19, hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Pakistan terus menggeliat dan menunjukkan kecenderungan positif,” ujarnya.

Mantan Wakil Dubes RI di Inggris ini mengungkapkan, pengembangan kerja sama yang menguntungkan dan komprehensif ASEAN-Pakistan memiliki arti penting, mengingat geo-ekonomi dan geo-strategis guna pembentukan aliansi regional baru.

“Negara-negara ASEAN, menginginkan kemitraan dengan Pakistan melalui usaha patungan dan peningkatan interaksi di bidang penelitian ilmiah, pendidikan, teknologi informasi, pertanian guna mempererat kerjasama ASEAN-Pakistan di masa depan,” katanya.

Terkait promosi hubungan bilateral RI-Pakistan, Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Islamabad, Syarief Shahabudin menyampaikan berbagai upaya telah dilakukan KBRI untuk meningkatkan hubungan ekonomi, dan perdagangan termasuk peningkatan ekspor dan diversifikasi produk Indonesia ke Pakistan.

“Salah satu terobosan yang dilakukan adalah gandeng perusahaan E-Commerce Pakistan Gateway guna menggelar rangkaian Indonesia-Pakistan Virtual Trade Expo 2021. Keberhasilan pameran tersebut tercermin dari antusiasme perusahaan eksportir Indonesia yang mayoritas UKM,” kata Syarief.

Menurut pejabat yang akrab disapa Habib ini, perlunya kreatifitas di tengah pandemi COVID-19 agar interaksi bisnis pelaku usaha Indonesia-Pakistan tetap terjaga.

Ia mengungkapkan, neraca perdagangan 2020 justru meningkat 8% dibanding 2019, mencapai USD 2,5 miliar dengan surplus untuk Indonesia USD 2,1 miliar atau meningkat 8% dari 2019 yang mencapai USD 2,3 miliar dengan surplus USD 1,9 miliar.

“Melihat antusiame banyaknya peserta Virtual Trade Expo 2021, hubungan kerja sama Indonesia-Pakistan diharapkan semakin solid khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan”, imbuh pejabat yang akan mutasi ke KBRI Warsawa, Polandia pada Januari tahun 2022 ini.

Berbagai inovasi kegiatan pameran yang dilakukan KBRI merupakan kiat untuk mengulik peningkatan ekspor produk Indonesia ke Pakistan yang tercermin dari transaksi konkret antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian peringatan HUT RI ke-76 dan peringatan HUT ASEAN ke-54 di Rawalpindi. Resepsi dihadiri para pelaku usaha Pakistan yang tergabung dalam Kamar dagang dan Industri dari kota Rawalpini dan Islamabad.

Diantara mereka yang hadir adalah Duta Besar negara-negara ASEAN yaitu Brunei Darusalam, Malaysia, Philipina, Thailand, Myanmar dan Vietnam yang tergabung dalam ASEAN Committee in Islamabad (ACI).

Acara juga menampilkan promosi budaya Indonesia dengan menampilkan penampilan Tari Nandak Ganjen, Tari Topeng Ireng dan atraksi pencak silat serta mempromosikan kuliner dan video mengenai Indonesia dan ASEAN.

Hadir juga tamu kehormatan, Muhamad Sualeh A. Farauqui, Federal Secretary of Commerce dan Presiden Islamabad Chamber of Commerce and Industry (ICCI), Muhammad Shakeel Munir, Presiden Rawalpindi Chamber of Commerce and Industry (RCCI), Nadeem A. Rauf dan Presiden Pakistan-ASEAN Business Forum, Zafar Bahtawari serta komunitas bisnis dan “sahabat Indonesia” di Pakistan yang terdiri dari diplomat asing yang pernah bertugas di Indonesia. (T/R6/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)