Kebakaran Hutan Lindung di Gunung Slamet Wilayah Brebes Padam

Brebes, MINA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di hutan lindung lereng Gunung Slamet, wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil dipadamkan oleh tim relawan gabungan.

“Berkat kerja keras tim relawan, api yang membakar hutan lindung di wilayah Sirampog, Kabupaten Brebes berhasil dipadamkan,” kata Komandan Koramil 10 Sirampog Kodim Brebes 0713 Brebes, Kapten Inf Mukhrodi, Kamis (19/9).

Menurutnya, api yang sempat membakar hutan lindung di kawasan Igircowet Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog padam, pada Rabu sore (18/9). Upaya pemadaman yang dilakukan para relawan dengan membuat sekat parit, sehingga api dapat dilokalisir dan akhirnya padam.

“Upaya pemadaman dengan membuat penyekatan parit sehingga api tidak dapat merembet,” kata Mukhrodi.

Dikatakan, api belum sepenuhnya padam tapi. Sisa api kini mengarah ke wilayah Kabupaten Tegal dan Kabupaten Banyumas, sehingga tim relawan dari tiga daerah itu terus melakukan upaya pemadaman.

“Relawan tetap waspada dan berjaga-jaga, karena api ternyata masih ada, tapi di wilayah Tegal dan Banyumas,” ungkap Mukhrodi.

Karhutla yang melanda kawasan hutan lindung di lereng Gunung Slamet sebelumnya di wilayah Kabupaten Tegal, juga merembet ke wilayah Kabupaten Brebes dengan melewati Bukit Igir Genting petak 16 Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, berjarak 3-4 kilometer dari pemukiman penduduk.

Diketahui, titik api di lereng gunung tertinggi di Jawa Tengah ini, pertama kali terlihat pada Selasa petang (17/9) pukul 15.00 WIB. Kondisi Medan yang terjal ditambah kencangnya angin sangat menyulitkan tim relawan gabungan untuk memadamkan api yang merembet ke petak lainnya ke wilayah lereng di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas.

Pada wilayah Kabupaten Brebes, api yang terlihat dari jalur pendakian Gunung Slamet Pos 3 dan Pos 4, Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, berhasil dipadamkan.

Hal itu berkat perjuangan ratusan relawan gabungan yang terdiri dari pihak Perhutani, BPBD, Tagana, Relawan Peduli Sirampog (RSP) dan TNI-Polri, PMI, unsur masyarakat serta para relawan lainnya yang bermarkas di Posko Mandiri Siaga Gunung Slamet Kaliwadas. (L/B05/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)