Kebakaran Terjadi di 27 Titik Lahan Perbatasan Gaza

Gaza, MINA – Brigade pemadam kebakaran Israel pada Rabu (11/7) malam mengumumkan, bahwa telah terjadi kebakaran di 27 titik lokasi di daerah-daerah perbatasan kantong Gaza, sebagai akibat jatuhnya balon dan layang-layang pembakar yang diluncurkan dari Jalur Gaza.

Media Israel melaporkan ada 12 kendaraan pemadam kebakaran dan empat pesawat berpartisipasi dalam upaya memadamkan api. Laporan juga menyebutkan, bahwa kobaran api menghanguskan puluhan hektar hutan dan ladang pertanian.

Safa yang dikutip MINA melaporkan, ancaman kebakaran oleh sejumlah balon dan layang-layang pembakar yang diterbangkan terus terjadi. Hal itu sebagai tanggapan atas keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus mengambil langkah-langkah baru untuk memperketat pengepungan di Gaza.

Peluncuran layang-layang dan balon pembakar di kawasan kantong Gaza juga ditanggapi oleh tentara pendudukan Israel denagan mengembangkan lensa khusus untuk mendiagnosa dan menembakkan peluru.

Situs “Wala” berbahasa Ibrani menyebutkan, teleskop yang disebut “Smart Shooter” adalah teleskop yang dipasang pada senapan “M-16” atau “Tavor” dan berisi sensor yang sensitif untuk mendeteksi layang-layang yang terbang jauh di langit, dan kemudian tentara melepaskan tembakan untuk menjatuhkannya.

Besarnya biaya masing-masing jenis teleskop adalah NIS 10.000 (USD = 3,57), sedangkan harga setiap peluru adalah NIS 1,90.

Tentara pendudukan mengatakan, mereka mencoba metode ini di perbatasan Jalur Gaza, dan mengklaim bahwa itu terbukti berhasil, dan banyak layang-layang dan balon ditembak jatuh, tetapi kebakaran yang terjadi selama beberapa hari terakhir menunjukkan adanya kegagalan sistem.

Para pemuda di Gaza menerbangkan layang-layang dan balon sebagai alat perlawanan yang terhadap tentara pendudukan Israel. Layang-layang dan balon itu dilengkapi kain yang telah dibenamkan ke dalam solar di bagian bawah layang-layang atau balon, kemudian dibakar dan diarahkan ke lahan pertanian dekat posisi militer Israel di kantong Gaza.

Dalam beberapa pekan terakhir, para pemuda telah berhasil membakar puluhan ribu dunum lahan yang ditanam oleh para pemukim di permukiman oleh pesawat dan balon, sebagai tanggapan atas pembantaian pasukan pendudukan terhadap para demonstran yang pulang dengan damai. (T/B05/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)