Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KEDIAMAN DUTA BESAR IRAN DI LIBYA DI BOM

kurnia - Selasa, 24 Februari 2015 - 05:55 WIB

Selasa, 24 Februari 2015 - 05:55 WIB

526 Views ㅤ

Dua Bom Meledak Di Kediaman Duta Besar Iran Di Libya (Foto : World Bulletin)

Dua Bom Meledak Di Kediaman <a href=

Duta Besar Iran Di Libya (Foto : World Bulletin)" width="300" height="176" /> Kediaman Duta Besar Iran Di Libya dibom  (Foto : World Bulletin)

Tripoli, 5 Jumadil Awwal 1436/24 Februari 2015 (MINA) – Dua bom meledak di pintu gerbang kediaman duta besar Iran di Tripoli, Libya. Ahad (22/2), meski tidak ada korban terluka dalam ledakan tersebut, kata  pejabat keamanan Libya.

IRNA menambahkan, polisi setempat segera melakukan penyelidikan  atas kasus tersebut, demikian World Bulletin melaporkan dan diberitakan Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

“Dua bahan peledak diletakkan di dekat gerbang, satu meledak lebih dulu dan diikuti dengan yang satunya lagi,” kata Kolonel Jumaa al-Mashri dari Badan Keamanan Nasional.

Saksi mata menyatakan, seorng tak dikenal meletakkan barang mencurigakan (yang diduga bom) itu terletak sekitar 30 menit sebelum peristiwa. Kerusakan terlihat di pintu gerbang akibat ledakan itu.

Baca Juga: Pesawat Kargo Kenya Kecelakaan di Somalia, Seluruh Awak Tewas

Libya diguncang isu krisis keamanan beberapa  pekan terakhir setelah militan ISIS memasuki wilayah tersebut.

Beberapa negara-negara Barat dan PBB memindahkan staf mereka selama pertempuran antara kelompok yang bersaing setelah jatuhnya Muammar Gaddafi.

Pada Januari lalu, orang-orang bersenjata menyerbu hotel Coronthia di pusat kota, mengakibatkan sembilan orang tewas, lima di antaranya warga negara asing. (T/P002/R03)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Afrika Selatan Sesalkan Pengusiran Utusannya dari AS

 

Baca Juga: Uni Afrika: Pemerintahan Paralel di Sudan Ancam Pecah Belah Negara

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Palestina
Palestina
Internasional