Indonesia Ikuti Kejuaraan Bulutangkis Asia di Manila, Hati-Hati Virus Corona

Manila, MINA – Penyebaran virus corona membuat  Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menerapkan larangan-larangan khusus kepada para pebulu tangkis Indonesia yang mengikuti Kejuaraan Asia 2020  Beregu Putra di Manila, Filipina pada 11-16 Februari 2020 mendatang.

Dalam situasi merebaknya virus corona di Filipina, keadaan semakin mengkhawatirkan setelah ditemukan satu kasus kematian akibat virus di negara tersebut. Kata pelatih ganda putra Herry  Imam Pierngadi dalam keterangan tertulis yang diterima MINA, Ahad (9/2).

Indonesia membawa 20 pebulutangkis dalam kejuaaraan itu antaranya Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

PBSI telah mempersiapkan masker untuk setiap atlet dan official.

Kemudian para pemain tidak ada yang boleh keluar hotel kecuali untuk latihan dan pertandingan. Kalau mau pesan makanan dari luar, mereka harus pakai jasa pengiriman makanan dan makan di dalam hotel. .

Tim disertai tim dokter PBSI yang akan siap memeriksa dan menjaga kesehatan setiap pemain.

“Semua atlet harus dicek kesehatannya setiap hari oleh tim dokter kami, untuk memastikan mereka tidak kena flu atau sakit yang lain,” kata Herry.

“PBSI sudah membagikan masker tapi yang paling penting adalah tetap sehat dan selalu memeriksakan diri setiap pagi setelah latihan,” tambahnya.

Tim Indonesia  berangkat ke Filipina pada Sabtu (8/2) untuk mengikuti Kejuaraan Asia Beregu 2020 yang hasilnya masuk perhitungan terpilih tidaknya masing-masing mengikuti Olympiade Tokyo.

Tim beregu putra Indonesia berada satu grup dengan Filipina dan India di Grup A, sedangkan tim beregu putra Indonesia sendiri berada di Grup Y bersama Filipina dan Thailand. (R/R11/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)