Kembali Tertunda, Turkiye Belum Beri Izin Freedom Flotilla Berlayar

Panitia Pengarah FFC, Ann Wright saat memberikan pengumuman penundaan berlayarnya kapal Freedom Flotilla to Gaza di Istanbul, Selasa, (23/4) malam. (Photo: Nurhadis/MINA)

Istanbul, MINA – Freedom Flotilla Coalition (FFC) terpaksa menunda lagi jadwal berlayarnya untuk menembus blokade Gaza hingga Jumat (26/4), disebabkan izin yang hingga kini belum juga dikeluarkan oleh otoritas Turkiye.

Wartawan MINA Nurhadis dari Istanbul melaporkan pada Rabu (24/4), Panitia Pengarah FFC, Ann Wright menyampaikan pengumuman penundaan kembali jadwal keberangkatan ini pada pertemuan di hadapan peserta FFC pada Selasa malam waktu Istanbul.

Suasana pertemuan sempat tegang saat salah seorang peserta asal Inggris menggebrak-gebrak meja dan  berteriak meminta panitia untuk segera mengumumkan jadwal pasti tiga kapal yang akan berlayar melintasi Laut Mediterania ini.

“Dalam sejarah Flotilla kita tidak pernah berangkat tepat waktu, beberapa Flotilla yang kita adakan memang selalu begini. Kemarahan atau kekesalan apa pun tidak akan berpengaruh baik kepada pribadi maupun keberangkatan Flotilla ini. Mohon tidak frustasi, kita memerlukan moral dan harapan yang tinggi,” kata Ann.

Baca Juga:  Khutbah Idul Adha: Teladan Nabi Ibrahim dan Kesatuan Umat

Lebih lanjut Ann menceritakan pada tahun 2011 pernah menjalankan misi serupa, lewat darat melalui Yordania. “Saat di Aqabah kami tertahan dua pekan, kemudian kami ke Amman menuju Damaskus dan tertahan tiga pekan di Lattakia, hingga akhirnya kami bisa bernegosiasi dan masuk ke Gaza. Jadilah Anda semua sesabar mungkin,” ujarnya.

Lebih lanjut Ann mengatakan, Komite Tinggi FFC sedang berupaya maksimal agar kapal ini bisa berlayar. “Saat ini sedang ada pembicaraan dari Komite Tinggi FFC baik di Ankara maupun Istanbul dan hingga saat ini belum ada keputusan dari otoritas untuk mengizinkan kapal berangkat. Untuk itu kita belum bisa berangkat besok,” katanya.

Usai menerima informasi via sambungan telepon dari Komite Tertinggi FFC, Ann mengatakan, kapal bermuatan 5.500 ton bantuan bersama lebih dari 1.000 relawan ini akan berangkat pada Jumat (26/4).

Baca Juga:  Tingkatkan Amal di Bulan Haji

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: hadist

Editor: Rudi Hendrik