Kemenag dan MUI Gelar Program Penguatan Kader Muballigh tingkat Nasional

Jakarta, MINA – Kementerian Agama bekerjasama dengan Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar program Penguatan Kader Muballigh Tingkat Nasional 2019.

Gelaran ini mengusung tema “Moderasi Beragama dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”. Pengkaderan diikuti perwakilan MUI seluruh provinsi di Indonesia.

“Selamat mengikuti pelatihan muballigh-muballighah. Semoga Allah membimbing, meridhoi setiap langkah kita semua,” kata Staff Ahli Menag Bidang Management dan Organisasi Oman Fathurrahman saat mewakili Menag Lukman Hakim Saifuddin membuka acara yang berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (13/3).

Dikutip dari rilis Kemenag, Oman mengatakan, Kemenag saat ini sedang membuat buku putih moderasi beragama serta modul tanya jawab moderasi beragama. Kedua buku ini nantinya bisa digunakan sebagai rujukan dalam beragama di Indonesia.

Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menyampaikan, acara ini menjadi bagian dari upaya Kemenag mengakomodir dan optimalisasi gerakan dakwah di Indonesia.

Kegiatan yang serupa juga sudah pernah dilaksanakan Kemenag beberapa tahun lalu yang diberi nama PCDMI (Pelatihan Calon Dai Muda Indonesia).

“Sekarang kita ulang kembali dengan Penguatan Kader Muballigh, dan bekerja sama dengan MUI. Ini perdana, dan selanjutnya kita akan mengkader 680 muballigh untuk terus dapat memberikan penguatan moderasi beragama,” kata Muhammadiyah Amin.

Penguatan Kader Muballigh Tingkat Nasional Tahun 2019 akan berlangsung dari 13-17 Maret 2019. Usai pembukaan, peserta akan bermukim di Hotel Bumi Wiyata, Depok.

Usai pembukaan acara Penguatan Kader Muballigh Tingkat Nasional 2019 dilakukan penandatangan nota kesepahaman, Kemenag, KPI dan MUI, tentang pemantauan siaran dakwah. (R/R05/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)