Kepala Peliputan MINA Bagikan Tips Menulis Bagi Pemula di Webinar Pustaka Amanah

Jakarta, MINA – Penerbit Pustaka Amanah bersama Yayasan Uswatun Hasanah Samarinda Kalimantan Timur menggelar Webinar Kepenulisan Pustaka Amanah Spesial Ramadhan 1443 H yang digelar secara live via Zoom, Ahad (10/4).

Webinar kali ini menghadirkan pembicara Kepala Peliputan Kantor Berita MINA Rana Setiawan yang memotivasi para peserta agar menjadi penulis artikel, berita, dan buku andal, baik di media online maupun di penerbitan.

Webinar dengan tema “Strategi Menulis Mudah Bagi Pemula” yang dimoderatori Febri Nur Qomar selaku pengajar di Yayasan Uswatun Hasanah ini mendapat antuasiasme dari peserta kalangan milenial di beberapa daerah seperti dari Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Timur.

Dalam materinya, Rana Setiawan membagikan tips bagaimana menjadi seorang penulis andal  di media online maupun dunia penerbitan.

Menurutnya, melatih diri dalam menulis bagi pemula butuh proses dan latihan agar dapat menghasilkan sebuah karya tulis yang bagus dan menarik untuk dibaca.

Baca Juga:  Arif Ramdan: Menulis Itu Mudah

“Penulis pemula harus memahami dulu cara mulai menulis, dari teknik dasar menulis, cara mencari ide hingga mengembangkannya sebelum eksekusi. Sebab, menulis tidak hanya sekedar menuangkan menjiplak atau menuangkan ide pikiran, tapi penulis juga harus bisa menggambarkan, membangun imajinasi pembaca sampai pesannya pun tersampaikan,” paparnya.

Rana mengatakan, dengan menerapkan beberapa tips dan trik yang dibagikan dalam weminar ini, akan membuat kita menjadi semakin mengenali kekurangan tulisan yang dibuat. “Ternyata, untuk menulis yang baik perlu juga melihat tren apa saja yang sedang digemari saat ini dan unik berbeda dari yang lain,” ujarnya.

Selain itu, Rana juga menyampaikan seringkali seseorang terlalu banyak menulis namun lupa atau malu untuk mempublikasikannya. Akhirnya, tulisan yang dibuat itupun menjadi sia-sia saja. Padahal, di masa kini banyak medium yang bisa dimanfaatkan untuk mempublikasikan tulisan, misalnya lewat media sosial atau media online.

Baca Juga:  Takhbib, Pengertian dan Hukumnya Menurut Islam

Untuk itu, Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency) sebagai kantor berita umum pertama di Indonesia yang berformat dalam tiga bahasa yaitu Indonesia, Arab, dan Inggris, berdiri sejak 2012 lalu, juga siap menampung hasil tulisan atau artikel dari para peserta webinar dan komunitas kepenulisan Pustaka Amanah ini.

“Kantor Berita MINA berbasis online melalui platform website beralamatkan minanews.net siap menyiarkan berita, tulisan atau artikel mengenai dunia Islam dan kegiatan komunitas Muslim,” pungkasnya.

Webinar Kepenulisan Pustaka Amanah menjadi agenda yang secara rutin digelar bersama komunitas-komunitas kepenulisan untuk mengajak dan membangkitkan jiwa kepenulisan serta meningkatkan gerakan literasi masyarakat.

“Webinar ini diharapkan meningkatkan minat menulis bagi masyarakat umum, khususnya kalangan milenial,” kata Abdurrahman Hilabi, Pendiri Penerbit Pustaka Amanah.

Baca Juga:  Indonesia Tempati Pot Ke-6 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Penerbit Pustaka Amanah juga siap menampung naskah buku karya para peserta webinar dan komunitas kepenulisan Pustaka Amanah ini untuk diterbitkan dan dibaca banyak orang.

Dia menjelaskan, Penerbit Pustaka Amanah merupakan penerbit indie (self publishing) yang berdiri di bawah naungan CV. Pena Grafia, sebagai salah satu alternatif dalam industri memperbanyak bahan bacaan, literatur maupun informasi untuk dapat dinikmati publik.

“Secara sistem penerbitanya, kami menfasilitasi kepada penulis untuk menerbitkan karyanya sendiri sesuai aturan kepenulisan. Dalam jasa penerbit ini kami memberikan beberapa penawaran, seperti jasa Pengajuan Nomor ISBN, editing Naskah, Pembuatan layout dan cover buku serta mempromosikan buku terbit,” ujarnya.

Dalam perkembangannya, Pustaka Amanah memfokuskan untuk menerbitkan buku umum baik fiksi maupun nonfiksi, seperi buku agama, pelajaran (SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA) serta buku bacaan ringan anak-anak/dongeng.(L/R1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rana Setiawan

Editor: Ismet Rauf