Kesenjangan Pekerja Wanita dan Pria Palestina Masih Tinggi

Bethlehem, MINA – Memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap tanggal 8 Maret, Biro Statistik Pusat Palestina (PCBS) mencatat, kesenjangan dalam tingkat partisipasi kerja dan upah rata-rata antara wanita dan pria di Palestina masih tetap tinggi.

Seperti dikutip dari Ma’an New Agency pada Jumat (8/3), PCBS mengatakan, meskipun partisipasi perempuan yang bekerja pada tahun-tahun sebelumnya meningkat, tetapi masih sangat rendah dibandingkan dengan laki-laki.

Pada tahun 2018, tingkat partisipasi perempuan mencapai 21 persen dari total perempuan pada usia kerja, dibandingkan tingkat partisipasi pria mencapai 72 persen pada tahun yang sama.

Ada juga kesenjangan dalam upah harian, upah rata-rata harian untuk wanita adalah 92 shekel atau 25 dolar dibandingkan dengan 129 shekel atau 35,5 dolar untuk pria.

PCBS juga mengkonfirmasi, tingkat pengangguran wanita lebih tinggi dengan 51 persen dibandingkan dengan 25 persen untuk pria. Tingkat pengangguran di kalangan perempuan dengan usia 13 tahun ke atas juga mencapai 54 persen.

Sementara itu, data survei angkatan kerja 2018 menunjukkan bahwa presentase rumah tangga yang dikepalai wanita di Palestina mencapai 11 persen (12 persen di Tepi Barat dan 9 persen di Jalur Gaza).

Kemudian, persentase kemiskinan di antara individu-individu dalam rumah tangga yang dikepalai oleh wanita di Jalur Gaza mencapai 54 persen dan 19 persen di Tepi Barat. Ini didasarkan pada hasil utama standar hidup di Palestina (pengeluaran, konsumsi, dan kemiskinan).

Partisipasi perempuan dalam kehidupan publik juga tetap rendah dibandingkan dengan laki-laki, di mana 82 persen hakim adalah laki-laki, sedangkan wanita 18 persen. Sementara itu, 73 persen pengacara terdaftar adalah laki-laki, dibandingkan dengan 27 persen untuk perempuan dan 80 persen jaksa penuntut adalah laki-laki, dibandingkan wanita yang hanya 20 persen

Padahal populasi penduduk di Palestina yang diperkirakan mencapai 4,98 juta pada pertengahan 2019, jumlah wanita dan pria hanya berbeda tipis, 2,53 juta pria (51 persen) dan 2,45 juta untuk wanita (49 persen). (T/Sj/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)