Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KETEGANGAN MENINGKAT ANTARA TENTARA DAN INTELIJEN ISRAEL

Rudi Hendrik - Ahad, 16 November 2014 - 21:18 WIB

Ahad, 16 November 2014 - 21:18 WIB

966 Views

Israeli-Army-Chief-Staff-Benny-Gantz
Kepala Staf Angkatan Darat Israel Benny Gantz. Foto: IDF
Kepala Staf Angkatan Darat <a href=

Israel Benny Gantz. Foto: IDF " width="300" height="199" /> Kepala Staf Angkatan Darat Israel Benny Gantz. Foto: IDF

Tel Aviv, 23 Muharam 1436/16 November 2014 (MINA) – Ketegangan meningkat antara tentara dan dinas intelijen internal Israel Shin Bet setelah sebuah surat yang dikirimkan mantan kepala Shin Bet, Yoram Cohen,  mengenai peringatan mengenai Hamas  yang tidak dianggap serius oleh tentara.

Kepala Staf Angkatan Darat Israel  Benny Gantz mengirim surat kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluh tentang keluhan Cohen dan ketegangan serta kurangnya kepercayaan satu sama lain, demikian laporan Middle East Monitor (MEMO) yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Tidak hanya sampai di situ, Cohen menanggapi dengan mengeluarkan pernyataan kepada Channel 10 Israel, di mana ia menuduh Gantz berbicara kepada Netanyahu dengan “bahasa yang tidak perlu  kasar”.

Krisis kepercayaan muncul antara kedua belah pihak setelah Channel 2 Israel melalui program pada awal pekan ini menyiarkan tiga petinggi Shin Bet yang mengatakan mereka sudah memberi peringatan tentara niat Hamas menyerang Israel dan bahwa mereka telah melakukannya sejak awal tahun. Namun, para pemimpin militer Israel menyatakan menolak menerima klaim intelijen itu.

Baca Juga: Gerakan Perlawanan Lebanon Tembakkan Roket ke Tzuriel Moshav Israel

Sejak siaran itu, Cohen dalam suratnya menggambarkan tentara Israel sebagai “pihak yang terang-terangan memperlakukan petugas Shin Bet dengan tindakan keras”.

Dalam pernyataannya kepada Channel 2, Cohen mengatakan, pernyataan-pernyataan itu akurat dan mencerminkan realitas urutan kejadian semua informasi yang diucapkan oleh petugas mereka di televisi dan didukung dokumen faktual. “Kami berkomitmen untuk integritas profesional.. dan kami terus melakukan pekerjaan kami meskipun kesulitan yang kita alami di tahun-tahun sebelumnya,” ujar Cohen. (T/R04/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Menlu Israel Serukan Penghancuran Total Pelabuhan Al-Hudaydah Yaman

 

https://www.middleeastmonitor.com/news/middle-east/15284-tensions-rise-between-israeli-army-and-shin-bet

Baca Juga: Arab Saudi Jinakkan 989 Alat Peledak di Yaman

Rekomendasi untuk Anda