Ketua MPR: Globalisasi Cetak Generasi Unggul Sukseskan Pembangunan Nasional

Ketua MPR Dr Bambang Soesatyo memberikan orasi ilmiah wisuda Diploma, Sarjana, Magister dan Doktoral Universitas Borobudur di JCC, Jakarta, Ahad 22 April 2024 (Foto: MPR RI)

Jakarta, MINA – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa saat ini memasuki era pendidikan mencetak generasi unggul, di era globalisasi memiliki peran strategis dalam mensukseskan pembangunan nasional.

“Generasi unggul mampu berfikir dan bertindak secara berkilau, mampu berbuat yang inspiratif serta dapat berkontribusi membangun bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya saat memberikan orasi ilmiah wisuda Diploma, Sarjana, Magister dan Doktoral Universitas Borobudur di JCC, Jakarta, Ahad (21/4).

Bamsoet memberikan orasi ilmiah berjudul “Generasi Unggul, Mandiri dan Berkarakter untuk Membangun Bangsa Menuju Indonesia Emas”. Pihaknya mengatakan para lulusan perguruan tinggi berperan dalam menghadapi bonus demografi.

“Semangat kepada para lulusan untuk selalu membangun Indonesia untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Baca Juga:  Seminar Penguatan Guru di Jaksel Dukung Anti-Perundungan

Sementara itu, Rektor Universitas Borobudur Prof.Ir.H. Bambang Bernanthos turut melepas wisudawan berkiprah untuk kemajuan bangsa dan negara.

Dalam acara wisuda tersebut Rektor menyerahkan sertipikat akreditasi unggul secara resmi dan sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana Prof Dr Faisal Santiago.

Menurutnya, hal ini bukti atas ketekunan, kerja keras, kerja cerdas , kerja tuntas dan semangat yang sangat tinggi sehingga menghasilkan akreditasi unggul.

“Selamat sekali kepada Prof Faisal Santiago atas dedikasi dan loyalitas nya kepada Universitas Borobudur sehingga bisa mencapai akreditasi yang unggul dan langkah selanjutnya terakreditasi secara internasional,” katanya.

Wisuda juga dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah III Prof.Dr. Toni Toharudin. Ia memberi semangat untuk lahirnya prodi-prodi terakreditasi unggul seperti Prodi Doktor Ilmu Hukum.

Baca Juga:  Survei: 74 persen Guru Honorer Gajinya Kecil, Ada yang Dibawah Rp500

 

 

Mi’raj News Agency MINA

Wartawan: kurnia

Editor: Widi Kusnadi