Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

Oleh: Hamidah Juariah, Kontributor Kantor Berita MINA

Sedekah menjadi amalan yang disukai Allah Subhanau Wa Ta’ala, orang yang bersedekah pastilah ia menjadi hamba yang dicintai olehNya.

Jangan khawatir, dengan bersedekah tidak akan membuatmu menjadi kekurangan, bahkan hartamu akan bertambah, berusahalah bersedekah disaat lapang atau pun sempit, karena manfaat dari bersedekah akan dirasakan bagi mereka yang memberi.

Seperti sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim)

Masa pandemi virus corona, yang saat ini melanda di belahan dunia, membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, harus menutup bisnis nya, semakin sulit mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, belum lagi para pengungsi yang tinggal di kamp-kamp pengungsian yang terkadang harus merasakan kelaparan.

Dengan momentum Ramadhan ini, sebaiknya dapat dipergunakan untuk memperbanyak sedekah kepada orang yang membutuhkan, dengan sedekahmu, akan membahagiakan mereka yang kekurangan dan kebahagiaan itu akan juga dirasakan kepada kita yang memberi.

Pastinya berbuat baik di bulan suci ini pahala kita akan dilipatgandakan, dan pahala kita akan bertambah.

Sebagaimana firman Allah Subhanau Wa Ta ‘ala Surah Al Hadid:18:

إِنَّ ٱلْمُصَّدِّقِينَ وَٱلْمُصَّدِّقَٰتِ وَأَقْرَضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak.

Jikalau setiap manusia menyadari ganjaran pahala yang diberikan Allah bagi yang bersedekah, pasti akan meringankan beban orang yang kekurangan dan ia tidak harus memaksakan dirinya meminta-minta untuk bisa bertahan hidup.

Selain itu, orang yang bersedekah Allah telah menyiapkan surga untuknya, seperti dalam firmanNya surah Ali Imran :133-134

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ۞ لَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِوَالْكَاظِمِين الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. 

Yaitu orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Dengan bersedekah dapat menghindarkan dari kematian yang buruk.

Imam Ja’far Shadiq berkata, pada suatu hari orang Yahudi lewat dekat Rasulullah, lalu ia mengucapkan “Assalamu’alaika”. (Kematian atasmu), lalu Rasul menjawab “Alaika” (Atasmu).

Lalu para sahabat berkata “ia mengucapkan salam atasmu dengan kematian” Rasul menjawab “Demikian juga jawabanku”.

Kemudian Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya orang Yahudi ini tengkuknya akan digigit binatang yang hitam (ular dan kalajengking) dan mematikannya”. Kemudian orang Yahudi itu pergi mencari kayu bakar yang banyak.

Ketika Yahudi tersebut melewati Rasulullah dengan membawa kayu bakar, Rasul menyuruhnya untuk meletakkan kayu bakar itu. Ternyata didalam kayu itu ada binatang yang disebutkan oleh beliau.

Rasulullah bertanya “Wahai Yahudi amal apa yang kamu lakukan? “. Ia menjawab ” Aku tidak punya pekerjaan kecuali mencari kayu bakar dan aku membawa dua potong roti, lalu aku makan satu potong dan satu potong lagi aku sedekahkan bagi yang miskin”.

Maka, Rasulullah bersabda “Dengan sedekah itu Allah menyelamatkan dia”.

Keutamaan lainnya yang didapat dari bersedekah, Abu Sabila didalam bukunya yang berjudul Dahsyatnya keberkahan tahajud, dhuha dan sedekah, ia menyebutkan bersedekah menjadi amal menuju bahagia di akhirat, penghapus dosa, bertambah rasa keimanan, penjagaan Allah sepanjang hari, penolakan bala, mengubah takdir dan mensucikan jiwa.

Dengan begitu, di bulan suci Ramadhan ini marilah melatih diri kita menjadi pribadi yang dermawan, sehingga terbiasa untuk berbagi di hari-hari selain Ramadhan.

Jangan menjadikan diri kita menjadi pribadi yang bakhil (kikir), sifat ini akan menjauhkan kita dari Allah, dijauhi manusia dan dekat dengan setan juga neraka.

Ada sebuah kata nasehat, lakukanlah kebaikan sekecil apapun karena kita tidak akan pernah tau kebaikan mana yang akan mengantarkan kita kepada surgaNya Allah.

Begitu pula, jika bersedekah tidak bisa dengan memberikan materi, senyum kita di hadapan saudara juga merupakan sedekah.

Semoga dengan amalan yang kecil itu bisa mengantarkan kita menuju surgaNya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wallahu a’lam. (A/Hju/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)