KI-MOON KUNJUNGI JALUR GAZA

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Sekretaris Jenderal Ban Ki-moon (R) dan Wakil Perdana Menteri Palestina Ziad Abu Amr-(2L) berbicara di depan konferensi pers di Kota Gaza pada tanggal 14 Oktober 2014 (Foto : AFP)
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-moon (kanan) dan Wakil Perdana Menteri Palestina, Ziad Abu Amr (kiri) berbicara di depan konferensi pers di Kota Gaza pada 14 Oktober 2014 (Foto : AFP)

Gaza, 20 Dzulhijjah 1435 H/14 Oktober 2014 M (MINA) – Sekjen PBB, Ban Ki-moon melakukan kunjungan singkat pada Selasa ke Gaza, dua hari setelah negara-negara donor menjanjikan AS $ 5,4 miliar bantuan untuk membangun kembali Palestina setelah serangan Israel baru-baru ini.

Dia mendatangi reruntuhan kawasan Shujaiya, Gaza City dekat kamp pengungsi Jabaliya, di mana tampak pemandangan kurang menyenangkan dari beberapa serangan Israel terberat dalam konflik musim panas. Kantor berita Alarabiya dan Mi’raj Islamic News Agency (MINA) melaporkan, Selasa.

Setelah bertemu anggota pemerintah konsensus Palestina yang baru berjalan,  Ban mengatakan, dia melihat kehancuran itu jauh lebih buruk daripada yang disebabkan pada konflik Israel-Gaza sebelumnya di musim dingin 2008-2009.

Dia mengatakan, “kehancuran yang saya lihat saat datang ke sini adalah di luar deskripsi. Ini adalah kerusakan jauh lebih serius daripada apa yang saya lihat pada 2009 silam.”

“Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada orang-orang yang kehilangan nyawa mereka dan orang-orang yang disayangi Tuhan,” kata Ki-Moon.

Ki-Moon, yang terakhir kali mengunjungi wilayah itu pada 2012, mengatakan pada konferensi donor di Mesir, Ahad lalu, perjalanannya ke daerah Gaza adalah untuk mendengar dan melihat langsung kondisi rakyat Gaza.

Pada konferensi Kairo, Ban mengatakan, akar penyebab permusuhan baru-baru ini adalah pendudukan Israel yang telah berlangsung hampir setengah abad, menolak hak-hak Palestina dan kurangnya kemajuan nyata dalam negosiasi perdamaian.

Selasa, dia mendesak para pemimpin Israel dan Palestina untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai yang runtuh tanpa penundaan.

“Saya meminta para pemimpin kedua belah pihak untuk melanjutkan pembicaraan mereka, jika tidak, kekerasan akan terus berlanjut,”katanya. (P011/R01)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Comments: 0