KJRI Jeddah dan Kantor Berita OKI Bahas Penguatan Kerja Sama Pemberitaan

(Foto: KJRI Jeddah)

Jeddah, MINA – Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah dan Union of OIC News Agency (UNA) atau Kantor Berita menjajaki penguatan kerja sama pemberitaan berbagai isu yang menyangkut kepentingan Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

melaporkan, Ahad (29/8), gagasan kerja sama tersebut dibahas dalam sebuah pertemuan antara KJRI Jeddah yang diwakili oleh Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KJRI Jeddah, Dr. Akhmad Baihaqie, dengan Direktur Utama UNA, Mohammed A. Alyami, di kantor UNA.

Dalam kesempat tersebut, Direktur Humas dan Pengembangan Strategi UNA, Younus Inayat, memaparkan road map pengembangan peran UNA ke depan melalui penguatan kemitraan dengan lembaga pemberitaan (news agency) atau perusahaan terkemuka di 57 Anggota.

Visi UNA, lanjut Younus, bertumpu pada perannya sebagai platform media utama bagi negara-negara anggota dan kemajuan industri media, berdasarkan nilai-nilai Islam dan media yang mendorong transparansi, kredibilitas, dan toleransi.

Untuk itu, UNA berkomitmen mengupayakan ruang publikasi yang bisa digarap secara bersama oleh negara-negara anggota untuk membentuk citra dan menyuarakan kepentingan negara-negara anggota di dunia internasional.

Lebih lanjut, Younus menyatakan, ke depan UNA diharapkan menjadi sumber pemberitaan utama tentang berbagai isu yang menyangkut kepentingan Negara-Negara Anggota OKI.

Dr. Akhmad Baihaqie menyambut baik gagasan tersebut dan berjanji akan meneruskan tawaran kerja sama tersebut kepada berbagai instansi pemberitaan atau perusahaan media terkemuka di tanah air.

Dalam waktu dekat, KJRI Jeddah berencana memfasilitasi pertemuan virtual antara LKBN Antara di Jakarta dengan UNA untuk membahas bersama inisiatif ini guna merealisasikan kerjasama tersebut.

UNA merupakan salah satu Badan Khusus OKI yang mengelola pemberitaan seputar kerja sama politik, sosial, budaya dan ekonomi antar Negara-Negara Anggota OKI.(R/R1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)