Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koalisi Yerusalem: Rencana Trump Hapuskan Legitimasi Islam atas Al-Aqsa

Ali Farkhan Tsani - Jumat, 7 Februari 2020 - 07:47 WIB

Jumat, 7 Februari 2020 - 07:47 WIB

0 Views

Beirut, MINA – Sekretaris Jenderal Koalisi Global untuk mendukung Yerusalem dan Palestina, Dr Muhammad Akram al-Adlouni memperingatkan, rencana “Kesepakatan Abad Ini” usulan Presiden AS Donald Trump, hanya akan menghapuskan segala legitimasi Islam atas Masjid Al-Aqsa.

“Ini rencana politik paling berbahaya untuk menghilangkan perjuangan Palestina,” ujar Al-Adlouni, seperti disebutkan Quds Press, kamis (6/2).

Ia menyerukan untuk membentengi rakyat Palestina dengan persatuan nasional, mengakhiri keadaan perpecahan, koordinasi keamanan, membatalkan perjanjian Oslo, dan membentuk front Palestina, sesuai dengan strategi nasional untuk menghadapi rencana “Kesepakatan Abad Ini”.

Dia juga menyerukan peningkatan gerakan rakyat di Yerusalem dan semua wilayah Palestina, yang mengarah ke Intifadhah Palestina Ketiga.

Baca Juga: Al-Qassam Rilis Rekaman Penyergapan terhadap Tentara Israel di Tal al-Hawa Gaza

Ia juga mengecam usulan normalisasi dengan pendudukan Israel dan pemakaian Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Masjid Al-Aqsa yang diberkati berada di jantung strategi Zionis, dan strategi ini telah dimulai dengan adanya penggalian monumen-monumen Yahudi, serangan berulang-ulang dan perayaan ritual mereka untuk menyingkirkan simbol-simbol Islam,” ujarnya.

Al-Adlouni menekankan perlunya melanjutkan tekanan gerakan rakyat di Yerusalem dan semua wilayah Palestina, di samping gerakan besar-besaran di tingkat otoritas pemerintah, badan, lembaga, partai, dan faksi dengan mengaktifkan diplomasi berbagai tingkatan.

“Kita juga harus menggerakkan organisasi internasional dan gerakan solidaritas internasional terhadap hak-hak Palestina, serta memberi tekanan pada Liga negara-negara Arab, Organisasi Kerjasama Islam dan Komite Yerusalem yang dipimpin Raja Maroko, dan meminta Raja Yordania untuk memainkan perannya berdasarkan pengawasannya atas Tanah Suci di Palestina secara historis. (T/RS2/RI-1)

Baca Juga: Israel Klaim Hamas Masih Mampu Bom Tel Aviv dan Yerusalem

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda