Komisi VIII DPR RI Kutuk Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Makassar

Jakarta, MINA – Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf mengutuk keras aksi pengeboman yang diduga dilakukan oleh seseorang di kompleks Gereja Katedral, Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (28/3) pagi.

“Kami sangat menyayangkan atas kejadian pengeboman di depan gereja katedral Makasar dan mengutuk pelakunya,” kata Bukhori kepada MINA, Ahad.

Dia meyakini kejadian ini tidak ada hubungannya dengan agama dan ajaran agama tertentu terutama Islam, tetapi bisa jadi bagian dari agenda setting yang disiapkan oleh pihak-pihak yang tidak menghendaki adanya kerukunan antar dan intra ummat beragama.

“Karenanya kepolisian harus cermat dan mampu mengusut kepada dalang pengebomannya bukan hanya pelakunya, karena seringkali berbagai tindak kekerasan tidak ditemukan otak pelakunya namun hanya pelakunya sehingga ummat beragama Islam khususnya sangat dirugikan,” ujarnya.

Aksi yang dilakukan pengebom bunuh diri tidak dilakukan tunggal. Sebab seringkali para pelaku ini digerakkan oleh jaringan namun mereka bekerja dalam senyap dan rapi.

Akibat ledakan di depan Gereja Katedral, sejumlah orang dilaporkan terluka. Pada saat kejadian, sebagian jemaat tengah beribadah di dalam Gereja Katedral. Jumlah dan identitas korban atau pelaku hingga kini masih dalam pendataan polisi.(R/R1/RS3)

 

Mi’raj News Agency (MINA) 

 

Comments are closed.