Kompetisi Cinta Produk Halal, Digelar LPPOM MUI

Bogor, MINA – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menyelenggarakan kompetisi yel-yel anak Indonesia cinta produk halal.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari anak nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Direktur Komunikasi LPPOM MUI, Osmena Gunawan, menyampaikan, bahwa kompetisi yel-yel ini ditujukan untuk anak tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD). Kompetisi ini bisa diikuti oleh seluruh anak Indonesia dengan didampingi guru maupun orang tuanya.

“Selain memperingati hari anak nasional, kegiatan ini juga menjadi cara LPPOM MUI mensosialisasikan Undang-Undang Jaminan Produk Halal dan aturan turunannya yang berlaku di Indonesia,” kata Osmena dalam keterangan tertulis, Ahad (24/7).

Ia mengatakan, Undang-Undang Jaminan Produk halal sudah berlaku di Indonesia. Ini menjadi tugas kita mensosialisasikan kepada umat Islam. Di hari anak nasional ini. “Kita awali sosialisasi kepada anak-anak mulai tingkat PAD sudah kita ajarakan mereka memilih produk halal,” imbuhnya.

Dikatakannya, selain kompetisi yel-yel, LPPOM MUI juga mengadakan talkshow edukasi halal di PKbM 06 Meruya bersama beberapa PAUD.

“Undang-Undang Jaminan Produk Halal sudah berlaku di Indonesia, tentu ini mmenjadi tugas kita untuk mensosialisasikannya kepada umat. Kita mulai sosialisasikan juga kepada anak – anak kecil, mulai pada tingkat PAUD kita sudah ajarkan mereka untuk memilih produk yang halal,” ujar Osmena.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk peringatan hari anak nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Dalam kegiatan tersebut, LPPOM MUI menyelenggarakan Talkshow Edukasi Halal di PKBM 06 Meruya Bersama beberapa Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Panitia Kompetisi yel-yel anak Indonesia cinta produk halal, Anifaquyatun mengatakan, seluruh guru PAUD mengajak murid-muridnya mengikuti kompetisi yel-yel ini.

“Kami menghimbau untuk seluruh anak-anak usia PAUD agar mengikuti kompetisi yel–yel didampingi orang tua atau guru dengan membuat video bertema anak peduli halal. Silakan mendaftar dengan ketentuan dan syarat yang berlaku,” ujarnya. (R/R4/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)