Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KOMUNITAS ARAB TUNTUT PM ISRAEL PECAT POLISI PELAKU RASIS

Fauziah Al Hakim - Senin, 22 September 2014 - 12:59 WIB

Senin, 22 September 2014 - 12:59 WIB

543 Views ㅤ

www.haaretz.com
www.haaretz.com

www.haaretz.com

Al-Quds, 27 Dzulqa’dah 1435/22 September 2014 (MINA) – Komunitas Arab di wilayah Palestina terjajah berdemo menuntut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memecat kepala polisi, Yohanan Danino atas tindakannya melakukan aksi rasisme.

Demonstrasi itu diikuti puluhan aktifis, akademisi, dan kepala pemerintah daerah diprakarsai oleh Komite Pemantau Komunitas Arab bekerja sama dengan Komisi Anti Kekerasan. Media Palestina Alray melaporkan seperti dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang berisi imbauan supaya Pemerintah Israel bertanggung jawab atas segala bentuk kekerasan dan kejahatan di kalangan masyarakat Arab.

Yohanan Danino gagal mengendalikan kekacauan dalam beberapa aksi demonstrasi yang dilakukan komunitas Arab di Israel. Bahkan ia justru memancing emosi demonstran dengan melakukan aksi-aksi provokatif menghina warga Arab selama demonstrasi.

Baca Juga: Protes Kepada Israel, Warga Palestina di Tepi Barat Mogok Kerja Massal

Menurut sumber-sumber informasi, sepuluh warga Palestina meninggal dalam tiga pekan terakhir, termasuk direktur perguruan tinggi dan guru sekolah lokal.

Statisk resmi pemerintah setempat mengungkapkan, lebih dari 370 warga Palestina meninggal dalam insiden kekerasan dan penembakan dari orang tak dikenal yang berlangsung di kota-kota serta desa-desa Arab selama lima tahun terakhir ini.

Komite Monitoring dan Kepala dewan Arab lokal, baru-baru ini bertemu ketua DPRD distrik Nazareth untuk merencanakan aksi protes terhadap ketidakpedulain polisi Israel dengan meningkatnya pelanggaran hukum dan langkah-langkah lain termasuk mengadakan konferensi pada 27 September 2014 mendatang. (T/P006/R03)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: UNRWA: Bau Darah Penuhi Rumah Sakit Gaza Setelah Serangan Matikan Israel

 

 

 

Baca Juga: Jepang Pertimbangkan Akui Negara Palestina Secara Resmi

Rekomendasi untuk Anda