Komunitas Muslim Kanada Buka Komunikasi Atasi Islamofobia

 

Ottawa, MINA – Komunitas Muslim Kanada membuka pintu mereka untuk menumbuhkan komunikasi guna mengatasi islamofobia dalam agenda acara publik akhir pekan ini.

Warga sekitar dapat mendengarkan pembicaraan yang diselenggrakan Masyarakat Muslim Guelph, memperingati satu tahun peringatan penembakan tahun masjid Kota Quebec yang menyebabkan enam orang tewas tahun 2017.

Media setempat Halifax Today pada Sabtu (10/11) menyebutkan, masjid di seluruh negeri membuka pintu mereka untuk umum pada Sabtu ini dengan harapan untuk meningkatkan keterlibatan dan membina hubungan komunitas mereka.

“The Visit My Mosque Day” adalah prakarsa nasional yang diselenggarakan oleh Suara Muslim Kanada (CMV),     sebuah lembaga swadaya masyarakat yang mencoba meningkatkan keterlibatan komunitas Muslim dalam masyarakat.

Ali Manek, Direktur Eksekutif CMV mengatakan, acara tahunan kedua ini adalah cara yang baik bagi orang-orang untuk bertemu dengan tetangga mereka dan membuat teman baru di komunitas lokal.

Dia berharap pertemuan akan membantu mengurangi rasisme dan Islamofobia.

“Ini adalah kesempatan bagi komunitas Muslim dan tetangga masjid untuk terlibat dan berinteraksi dengan tujuan untuk mengatasi rasisme, Islamofobia, dan diskriminasi terhadap komunitas mana pun,” katanya dalam siaran pers.

“Terlepas dari gelombang besar pesan-pesan kebencian Islamofobia yang penuh kebencian dan kadang-kadang kekerasan yang dilontarkan terhadap organisasi kami dan juga masjid-masjid di media sosial, kami bersemangat untuk bersatu dalam solidaritas dan merayakan keragaman dengan teman-teman dan politisi kami dengan tujuan meningkatkan keterlibatan demokratis,” ujarnya.

Di kawasan Halifax, Masjid Ummah mengadakan open house hingga sore. Warga dapat mendaftarkan secara online untuk berpartisipasi. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)