Komunitas Perdamaian Arab Sambut Rekonsiliasi Palestina

(Foto: Timesof Israel)

Ramallah, MINA – Komunitas Perdamaian Arab menyambut baik perkembangan positif terkait rekonsiliasi Palestina, sebagaimana telah dinyatakan dalam konferensi pers bersama antara Sekjen gerakan Fatah, Jibril Rajub dan Wakil Kepala Biro Politik Hamas, Shalih al-Aruri.

Komunitas Perdamaian Arab mengapresiasi langkah besar ini dan memaparkan harapannya agar menjadi pintu kebaikan untuk mengembalikan persatuan barisan Palestina, demikian laporan Pusat Informasi Palestina yang dikutip MINA, Senin (6/7).

Komunitas yang beranggotakan puluhan tokoh, pakar, dan cendikiawan di kawasan Arab menganggap langkah tersebut sebagai capaian besar dan sangat penting untuk mengokohkan sikap persatuan Palestina.

Komunitas menilai, langkah ini bahkan mampu mendulang dukungan dari dunia Arab dan internasional, untuk mendukung Palestina dalam menggagalkan agresi Israel yang paling berbahaya dalam sejarah perjuangan Palestina.

Langkah tersebut diharapkan mampu menyelesaikan rekonsiliasi dan mengakhiri perpecahan Palestina.

Para pihak yang menandatangani apresiasi dari Komunitas Perdamaian Arab, yakni:

  1. Sayid Ali Nasher Mohammad, Mantan Presiden Yaman.
  2. Imam Shadiq al-Mahdi, Ketua Forum Aliansi Moderat Internasional, Mantan PM Sudan.
  3. Dr. Abdul Salam al-Majali, Ketua Asosiasi Internasional, Mantan PM Yordania.
  4. Sayid Abbas Zaki, Anggota Pimpinan Pusat Gerakan Fatah, Palestina.
  5. Ir. Falah Hasan Naqib, Mantan Mendagri Iraq
  6. Dr. Rafiq Abdul Salam, Mantan Menlu Tunisia, Ketua Pusat Study Strategi dan Diplomasi Tunisia.
  7. Sayid Nabil Bin Abdillan, Mantan Menteri Maroko.
  8. Dr. Adnan Sayid Hasan, Mantan Menteri Libanon, Mantan Rektor Universitas Libanon.
  9. Ir. Marwan Fauri, Sekjen Forum Aliansi Moderat Internasional, Yordania.
  10. Dr. Akram Abdul Latif, Anggota Masjil Nasional Palestina.
  11. Syaikh Qushai Luis, Kepala Majlis Kesukuan Suriah.
  12. Dr. Abdul Husain Syaban, Penulis dan Ilmuan Iraq.
  13. Dr. Makfulah Binti Akat, Mantan Menteri di Mauritania
  14. Dr. Hilmi al-Hadidi, Ketua Organisasi Solidaritas Bangsa Afro-Asia, Mesir.
  15. Sayid Mohammad Abdul Salam al-Abani, Ketua Konferensi Nasional Libia
  16. Dr. Athif Mighauri, Penulis dan Ilmuan Mesir.
  17. Sayid Mohammad Sharsar, Mantan Ketua KPU Tunisia.
  18. Dr. Muhyidin al-Mishri, penulis dan ilmuan, mantan wakil tetap Yordania di Organisasi Pendidikan dan Kebudayaan Arab.
  19. Sayid Saif al-Maskari, Sekjen Majlis Kerjasama Oman.
  20. Prof. Sholih Qaujil, Anggota Majlis Nasional Al-Jazair
  21. Dr. Mohammad Thulabi, Penulis dan Ilmuan Maroko.
  22. Sayid Husai Fadli, Mantan Dubes Yaman.
  23. Sayid Mohammad Umar Bahah, Mantan Dubes Yaman.
  24. Sayid Ali Muhsin Hamid, Mantan Dubes Yaman.
  25. Dr. Mohammad Rumaihi, Ilmuan dan dosen Universitas Kuwait.
  26. Dr. Agourit Yunan, Peneliti Libanon.
  27. Sayidah Randah Saniorah, Akademisi Al-Quds Palestina
  28. Dr. Baqir al-Najjar, Anggota Dewan Syuro Bahrain.
  29. Dr. Maudi al-Hamud, Mantan Menteri Pendidikan Kuwait.
  30. Dr. Hana Isa, Sekjen Lembaga Islam-Kristen Pembela Al-Quds, Palestina.
  31. Dr. Hibah Jamaludin, Anggota Majlis Urusan Luar Negeri Mesir.
  32. Dr. Abdul Hamid al-Anshari, Ilmuan dan Penulis Qatar.
  33. Dr. Faridah al-Alaqi, Mantan Dubes Libia di Uni Eropa
  34. Ir. Samir Habasyina, Mantan Mendagri Yordania.

(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)