Konferensi Islam Tunisia Dukung Perjuangan Warga Al-Quds

Tunis, MINA – Konferensi Islam Kementerian Kebudayaan ke-11 di Tunisia menyerukan untuk memberikan dukungan terhadap perjuangan warga Al-Quds (Yerusalem) dan Hebron dalam menghadapi yahudisasi dan pelanggaran yang dilakukan oleh Israel.

Menteri Kebudayaan Tunisia Athif Abu Saif hadir dalam Konferensi yang digelar atas kerja sama dengan Organisasi Islam untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (ISESCO) tersebut, demikian dikutip dari Palestinian Information Center (Palinfo), Kamis (19/12).

ISESCO merupakan sebuah organisasi internasional yang didirikan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada bulan Mei 1979 yang bermarkas di Rabat, Maroko.

Hasil konferensi tersebut mengutuk tindakan yahudisasi Israel yang menargetkan kebudayaan, peradaban Arab, Islam dan Kristen, termasuk pemalsuan realitas sejarah dan geografi di Al-Quds dan Hebron.

Baca Juga:  12 Tentara Israel Terluka dalam 24 Jam Terakhir di Gaza

Mereka menyebut pengubahan demografi kota Hebron, sebagai pelanggaran nyata terhadap resolusi internasional.

Kecaman juga disampaikan terkait tindakan teror berupa penggusuran bangunan dan penyitaan tanah, penghapusan warisan kebudayaan dan peradaban di sejumlah Negara anggota ISESCO, dan urgensi solidaritas bagi mereka dan memberikan dukungan yang layak.

Konferensi merekomendasikan sejumlah langkah untuk membangun pusat warisan peradaban di dunia Islam, antara lain mendokumentasikan warisan kebudayaan menggunakan teknologi, dan memberikan pelatihan yang sesuai bagi mereka yang bergerak di bidang warisan peradaban. (T/Sj/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sajadi