MASIH KRITIS KONDISI KELUARGA KORBAN PEMBAKARAN RUMAH OLEH EKSTRIMIS YAHUDI

Ahmad Dawabsha masih dalam kondisi kritis. (Foto: Radio Bethlehem 2000)
Korban terluka kakak dari bayi 18 bulan meninggal dunia dalam serangan pembakaran rumah oleh sekelompok ekstrimis Yahudi Jumat (31/7) laluAhmad Dawabsha masih dalam kondisi kritis. (Foto: Radio Bethlehem 2000)

Ramallah, 19 Syawwal 1436/4 Agustus 2015 (MINA) – Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awwad mengatakan, korban terluka ayah, ibu dan kakak dari bayi 18 bulan meninggal dunia dalam serangan pembakaran rumah mereka oleh sekelompok ekstrimis Yahudi Jumat (31/7) lalu, masih dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di rumah sakit wilayah pendudukan Israel.

Awwad mengatakan ayah Sa’ad dan istrinya Reham, juga seorang anak mereka, Ahmad (4), masih berada di Unit Perawatan Intensif. Meskipun ada sedikit perbaikan dalam kondisi Ahmad, namun mereka semua tetap dalam kondisi terancam hidupnya.

Ketiga korban pembakaran rumah oleh sekelompok pemukim ilegal ekstrimis Yahudi Israel yang disebut “Price Tag” itu dalam kondisi luka bakar tahap tiga, International Middle East Media Center (IMEMC) melaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Sang ayah menderita luka bakar hampir 80% dari tubuhnya, sedangkan luka bakar istrinya sekitar 90%.

Ibu dan anak-anaknya menjalani perawatan di Tal Hashomer Medical Center di wilayah jajahan Israel, sementara sang ayah menerima perawatan di Soroka Medical Center.

Anggota keluarga mereka, seorang bayi berusia 18 bulan, Ali Saad Dawabsha, meninggal dunia dalam serangan pembakaran yang dilakukan sekelompok pemukim ilegal ekstrimis Yahudi Israel bertopeng di Desa Duma, selatan Nablus, utara Tepi Barat, Jumat (31/7).

Kelompok ekstrimis Yahudi yang disebut dengan “Price Tag” dilaporkan memecahkan jendela pada dua rumah di desa tersebut dengan melemparkan batu, sebelum membuang cairan mudah terbakar dan bom molotov ke dalam salah satu kamar, sehingga membunuh bayi yang terjebak di dalam salah satu rumah dan melukai kritis orang tuanya dan kakaknya berusia empat tahun.

Menurut laporan warga setempat, orang tua Ali sempat bangun dan mencoba untuk mengeluarkan anak-anak mereka dari rumah, namun tidak dapat menolong anak bungsu mereka. Satu rumah yang terbakar lainnya sedang kosong pada saat itu.(T/R05/P2)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Comments: 0