Jakarta, MINA – Kualitas udara di Ibu Kota Jakarta pada Sabtu (30/8) terus menunjukkan perbaikan. Namun, indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) masih berada pada level 68 yang tergolong kategori sedang.
Meski lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu, angka tersebut dinilai belum sepenuhnya sehat, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan, seperti anak-anak balita, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan.
Dalam kategori sedang, udara umumnya dapat diterima oleh masyarakat luas, namun kelompok sensitif tetap berpotensi mengalami gangguan kesehatan ringan.
Karena itu, warga diminta tetap waspada dengan membatasi aktivitas di luar ruangan, serta menggunakan masker pelindung jika diperlukan.
Baca Juga: Rakornas BAZNAS 2025 Hasilkan 9 Resolusi Perkuat Tata Kelola Zakat
Pengamat lingkungan menilai tren perbaikan kualitas udara ini menunjukkan dampak dari berbagai upaya pengendalian pencemaran yang dilakukan pemerintah, meski masih diperlukan langkah berkelanjutan.
“Peningkatan kualitas udara harus terus diikuti dengan kebijakan transportasi ramah lingkungan, penghijauan kota, serta pengelolaan emisi secara konsisten,” kata salah seorang Ketua Komunitas Lingkungan.
Kualitas udara yang sehat merupakan kebutuhan mendasar masyarakat perkotaan.
Karena itu, peran aktif seluruh lapisan masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan, sejalan dengan prinsip Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, yang menekankan amanah manusia dalam merawat bumi. []
Baca Juga: Pendemo Bakar Halte Senen Sentral, Mini Market Dijarah
Mi’raj News Agency (MINA)