Kunci Dakwah di Filipina Penyebaran Pemahaman Islam Rahmatan lil Alamin

Ketua Komite Dewan Dakwah Islam Filipina Syaikh Dr Watteau Datu Ibrahim saat menyampaikan tausyiah dalam Tabligh Akbar Festival Sya’ban 1445 H di Masjid At-Taqwa, Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Ahad (3/3/2024).(Foto: Dok. MINA)

Bogor, MINA – Ketua Komite Dewan Dakwah Syaikh Dr Watteau Datu Ibrahim, menyatakan, kunci dakwah di negaranya dengan menyebarkan pentingnya memberikan pemahaman Islam rahmatan lil ‘alamin, yang kehadirannya di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam semesta.

“Supaya tujuan nilai-nilai Islam ini sampai ke Filipina, kami senantiasa menyebarkan dakwah dengan akidah dan perilaku yang baik atas dasar Al-Qur’an dan As-Sunnah berdasarkan pengalaman saalafus shalih,” kata Datu Ibrahim dalam Tabligh Akbar Festival Sya’ban 1445 H di Masjid At-Taqwa, Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Ahad (3/3).

Dia mengatakan, kaum Muslimin dan ulama di Filipina terus berupaya mengamalkan dan menyebarkan syariah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungannya.

Upaya-upaya tersebut, di antaranya bersungguh-sungguh memerangi ghazwul fikri dan mazhab yang menyelisihi. Kemudian membagikan buku-buku bernuansa Islam rahmatan lil ‘alamiin.

Selain itu, menyebarkan informasi-informasi dakwah kepada segenap penjuru kaum Muslimin.

“Kemudian memeerhatikan dengan sungguh-sungguh tentang urgensi keberadaan seorang wanita baik dari sisi tarbiyah maupun lainnya,” kata Ibrahim.

Ulama dari Palimbang Sultan Kudarat, Filipina Selatan itu mengatakan, berbicara tentang sejarahnya, dakwah Islam di Filipina dimulai sejak 1415H.

“Hingga saat ini, sudah ada lembaga dakwah dan bahasa Arab, serta madrasah-madrasah di Filipina. Ini menunjukkan penerimaan baik syiar Islam oleh bangsa Filipina,” ujarnya.

Ulama Fllipina Watteau Ibrahim aktif di dunia dakwah internasional dalam konferensi-konferensi di Filipina, Malaysia dan Indonesia.

Dia juga mengungkapkan solidatitas Muslimin Filipina untuk Palestina yang saat ini masih menderita akibat penjajahan Zionis Israel.

“Mudah-mudahan Allah melindungi dan menjaga dakwah kami di Filipina, serta kami senantiasa mendoakan mudah-mudahan Masjid Al-Aqsa dan Palestina segera merdeka,” pungkasnya. (L/R1/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.