Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kushner: Trump Masih Menimbang Kedutaan Pindah ke Yerusalem

Rudi Hendrik - Senin, 4 Desember 2017 - 14:37 WIB

Senin, 4 Desember 2017 - 14:37 WIB

136 Views

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan menantunya Jared Kushner. (Foto: dok. Forward.com)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan menantunya Jared Kushner. (Foto: dok. Forward.com)

Washington, MINA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih mempertimbangkan keputusan apakah akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem, menurut Penasihat Senior Gedung Putih Jared Kushner.

Menurut Kushner, Presiden “masih melihat banyak fakta yang berbeda.”

“Ketika dia membuat keputusan, dia akan menjadi orang yang ingin memberi tahu Anda,” katanya dalam pidatonya di Forum Saban tahunan di Washington pada Ahad (3/12). Demikian Al Jazeera memberitakan yang dikutip MINA.

Komentar Kushner yang juga adalah menantu Presiden, muncul beberapa hari sebelum Trump diperkirakan akan mengumumkan isu pemindahan yang kontroversial itu.

Baca Juga: PBB Serukan Diakhirinya Deportasi Paksa Pengungsi Afghanistan oleh Pakistan

Di masa kampanye pemilunya, Trump berjanji akan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, tapi sejauh ini ia belum memenuhi janjinya.Ia sedang berusaha memediasi perundingan Israel -Palestina untuk mencari solusi damai.

Banyak yang merasa bahwa memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem akan mengobarkan ketegangan di Timur Tengah dan membuat marah para pemimpin Palestina.

Sementara Israel berkeras menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota yang tak terbagi dan abadi pada tahun 1980. Namun, klaim Israel atas seluruh kota itu tidak diakui oleh masyarakat internasional.

Warga Palestina pun ingin Yerusalem Timur (Al-Quds) yang diduduki Israel sebagai ibu kota negara masa depan. (T/RI-1/P1)

Baca Juga: Warga Daraa Suriah Unjuk Rasa Mengutuk Serangan Israel

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pelapor Khusus PBB, Albanese: Apa yang Terjadi di Gaza Bukan Perang, Tapi Genosida

Rekomendasi untuk Anda