Lagi, Israel Tangkap Dua Penjaga Masjid Al-Aqsa

Yerusalem, MINA – Pasukan pendudukan Israel pada Rabu (19/8) menangkap dua petugas Departemen Wakaf Islam di Yerusalem yang diduduki saat mereka bekerja di Masjid Al-Aqsa.

Departemen Wakaf Islam di Yerusalem mengatakan, dalam sebuah pernyataan singkat, Polisi pendudukan menangkap penjaga wanita yang bertanggung jawab atas Masjid Al-Aqsa, Zainat Abu Subaih dan pegawai pemeliharaan, Imran Al-Ashhab, dari halaman masjid dan dan membawa mereka untuk penyelidikan.

Menurut laporan media Alquds yang dikutip MINA, Departemen Wakaf Islam belum menerima penjelasan alasan penangkapan tersebut, dan polisi Israel tidak mengeluarkan pernyataan tentang hal itu.

Pendudukan Israel terus menargetkan karyawan wakaf Islam melalui penangkapan, penuntutan serta deportasi dari Masjid Al-Aqsa dalam beberapa periode. Baru-baru ini Israel juga mendeportasi puluhan dari mereka.

Israel menarget para penjaga Masjid Al-Aqsha untuk ditangkap, dideportasi, dan ditekan dengan tujuan untuk menghalangi mereka melakukan peran dan tugasnya dalam melindungi dan mengamankan masjid.

Dan baru-baru ini, Pengadilan Israel menyetujui keputusan untuk menghancurkan rumah dua lantai milik penjaga Masjid Al-Aqsha Fadi Elyan, tempat yang dia tinggali bersama ayah dan saudara laki-lakinya selama sepuluh tahun di kota Al-Issawiya, al-Quds.

Otoritas pendudukan penjajah Israel juga telah mendeportasi penjaga Masjid Al-Aqsha Muhannad Al-Ansari dari masjid selama 4 bulan setelah pasukan penjajah Israel menangkap dan menginterogasinya.

Pendeportasian dari Masjid Al-Aqsha juga menimpa Rajai Al-Tarhi selama 4,5 bulan setelah dia mencegah salah satu tentara pendudukan penjajah Israel yang hendak menodai aula mushalla Bab al-Rahma di al-Aqsha dengan sepatunya.

Peristiwa ini terjadi sebagai bagian dari kampanye sengit yang dilakukan oleh pendudukan penjajah Israel terhadap para khatib Masjid Al-Aqsha, para pegawai dan penjaganya, dengan tujuan untuk mengosongkan masjid selama terjadi penyerbuan yang dilakukan para pemukim Yahudi ke area masjid. (T/B04/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)