Gaza, MINA – Laporan dari Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania menyatakan bahwa Belanda tetap mengekspor anjing militer ke tentara penjajah dan pasukan keamanan Zionis Israel, meskipun digunakan sebagai alat penyiksaan dan intimidasi terhadap warga Palestina.
Hal ini menempatkannya pada risiko akuntabilitas hukum internasional dan menyerukan penghentian segera ekspor tersebut serta pembukaan penyelidikan yang mendesak.
Dalam pernyataan yang diterima oleh Pusat Informasi Palestina, Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania menjelaskan bahwa tim lapangan mendokumentasikan beberapa insiden di mana pasukan Zionis Israel menggunakan anjing untuk menyerang warga sipil Palestina, termasuk anak-anak, orang tua, dan orang sakit.
Euro-Med mencatat dalam pernyataannya bahwa pasukan Zionis Israel menggunakan anjing penyerang selama penggerebekan di rumah warga, rumah sakit, dan tempat penampungan, khususnya di Jalur Gaza.
Baca Juga: PBB: Lebih dari 60.000 Anak di Gaza Kekurangan Gizi
Ia menekankan bahwa penggunaan anjing militer oleh pasukan Zionis Israel dilakukan secara sistematis, sebagai bagian dari kebijakan intimidasi dan pelecehan, yang menjadikan keterlibatan Belanda dalam memasok anjing-anjing tersebut dan peralatan terkait kepada Zionis Israel merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Euro-Mediterania mengimbau Parlemen Belanda untuk meluncurkan investigasi menyeluruh terhadap ekspor ini, dan mendesak pemerintah Belanda dan perusahaan-perusahaan terkait untuk menberikan dana kompensasi bagi para korban Palestina yang terkena dampak penggunaan anjing-anjing ini selama agresi Zionis Israel.
Selama bertahun-tahun, Belanda telah mengekspor anjing polisi terlatih ke militer Zionis Israel, yang digunakan untuk menyerang warga Palestina.
Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania telah mendokumentasikan penggunaan anjing-anjing ini untuk menyerang warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, selama penggerebekan di rumah, rumah sakit, dan tempat penampungan, khususnya di Jalur Gaza. []
Baca Juga: Delegasi Hamas ke Kairo Lanjutkan Pembicaraan Gencatan Senjata
Mi’raj News Agency (MINA)