Laporan: Sedikitnya 47 Atlet Palestina Meninggal Dunia Sejak Awal Agresi Israel

Gaza, MINA – Israel telah membunuh sedikitnya 47 sejak dimulainya perang di Jalur Gaza yang terkepung, kata Komite Olimpiade Palestina.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi Palestina WAFA pada Jumat (8/12), panitia mengatakan, “mesin penghancur Israel” telah menewaskan sedikitnya 47 atlet dari berbagai olahraga beregu dan individu ditambah 17 teknisi dan administrator sejak awal perang.

Ia menambahkan, pasukan Israel juga telah menangkap lima atlet dan karyawan terkait olahraga lainnya dan menyebabkan banyak cedera fisik pada atlet Palestina.

Mereka yang tewas termasuk Yasmine Sharaf, pemain karate berusia enam tahun, yang bermimpi mewakili Palestina di kompetisi internasional, tambah panitia.

Menurut pernyataan itu, pemboman tanpa henti yang dilakukan Israel terhadap wilayah Palestina telah menghantam sejumlah fasilitas olahraga, termasuk stadion Program Pembangunan PBB “UNDP”, Stadion Beit Hanoon, tiga klub berkuda, lapangan bisbol, dan beberapa pusat seni bela diri.

Israel mengobarkan perang di Gaza pada 7 Oktober setelah kelompok perlawanan Hamas Palestina melakukan Operasi Badai Al-Aqsa yang mengejutkan terhadap entitas pendudukan sebagai tanggapan atas kekejaman rezim Israel terhadap warga Palestina.

Lebih dari 17.000 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, dan setidaknya 46.000 lainnya terluka sejak dimulainya perang yang didukung AS di Gaza. (T/R2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)