Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Larang Pejabat Palestina Hadiri UNGA, AS Langgar Perjanjian Markas Besar PBB 1947

Rudi Hendrik Editor : Arif R - 1 menit yang lalu

1 menit yang lalu

0 Views

Presiden AS Donald Trump. (Gambar: X )

Ramallah, MINA – palestina/">Otoritas Palestina (PA) mengecam keras keputusan AS untuk menolak dan mencabut visa bagi anggota palestina/">Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan PA menjelang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA), dan menyebutnya sebagai pelanggaran Perjanjian Markas Besar PBB 1947.

“Kami menyatakan keheranan yang mendalam atas keputusan ini dan menganggapnya sebagai pelanggaran berat terhadap Perjanjian Markas Besar PBB 1947, yang menjamin masuknya dan perlindungan perwakilan negara-negara anggota PBB,” ujar Ahmed al-Deek, penasihat politik Menteri Luar Negeri Palestina, pada Jumat (29/8). Press TV melaporkan.

Perjanjian Markas Besar, yang ditandatangani pada 1947 antara PBB dan AS, mengamanatkan Washington, DC, untuk memastikan masuknya perwakilan, staf, dan pakar dari negara-negara anggota PBB, terlepas dari hubungan politik mereka.

Deek mendesak Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan negara-negara anggota untuk menyelesaikan apa yang disebutnya sebagai pelanggaran berat.

Baca Juga: Terdesak, Pasukan Israel Mundur dari Pusat Pertempuran di Kota Gaza

Ia mengatakan kepemimpinan Palestina akan berkonsultasi dengan negara-negara sahabat untuk menentukan langkah-langkah diplomatik yang tepat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Empat Tentara Israel Hilang di Gaza, Pertempuran Meningkat

Rekomendasi untuk Anda