Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih 15.000 Ilmuwan Dunia Keluarkan Peringatan “Selamatkan Bumi”

Rudi Hendrik - Selasa, 14 November 2017 - 16:21 WIB

Selasa, 14 November 2017 - 16:21 WIB

191 Views

Ilustrasi. (Gambar: Parhlo.com)

Ilustrasi. (Gambar: Parhlo.com)

Ottawa, MINA – Lebih dari 15.000 ilmuwan di seluruh dunia mengeluarkan peringatan global tentang perlu ada perubahan untuk menyelamatkan Bumi.

Ini terjadi 25 tahun setelah pemberitahuan pertama pada tahun 1992, ketika hanya 1.500 ilmuwan yang mengeluarkan peringatan serupa.

Perhatian baru ini yang mendapat popularitas di Twitter dengan #ScientistsWarningToHumanity  mengumpulkan lebih dari 15.000 tanda tangan.

William Ripple dari Akademi Kehutanan Universitas Negeri Oregon yang memulai kampanye tersebut, mengatakan, dia mencetuskan peringatan pada Februari 1992 lalu dan menyadari bahwa tahun ini untuk menandai tahun ke-25.

Baca Juga: Parlemen Australia Menangis Saat Bicara Genosida di Gaza

Bersama dengan mahasiswa pascasarjana Christopher Wolf, dia memutuskan untuk meninjau kembali kekhawatiran itu dan mengumpulkan data global berbagai variabel untuk menunjukkan tren selama 25 tahun terakhir.

Ada satu hasil positif, tapi terjadi penurunan cepat dalam penipisan ozon.

Ripple mencatat, perbaikan di lubang ozon menggambarkan bahwa umat manusia dapat melakukan perubahan bila diusahakan.

Setelah menulis artikel sudut pandang untuk dipublikasikan di jurnal BioScience, dia memutuskan untuk melihat apakah dia bisa mengumpulkan tanda tangan lagi.

Baca Juga: Pakistan Pulangkan 50 Anak Afghanistan Tidak Berdokumen

“Pada bulan Juli saya mengirimkan (artikel tersebut) kepada 40 rekan saya, dan keesokan harinya, 600 ilmuwan telah menandatanganinya,” katanya kepada CBC News yang dikutip MINA.

Dalam dua hari, ada 1.200 tanda tangan. Dari lebih dari 15.364 tanda tangan sampai saat ini.

Tujuan makalah ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang keadaan rapuh planet ini.

“Para ilmuwan di seluruh dunia sangat memperhatikan keadaan dunia, situasi lingkungan dan perubahan iklim,” kata Ripple. (T/RI-1/RS3)

Baca Juga: Serangan Udara Israel Targetkan Dua Pangkalan Militer di Suriah

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Alasan Keamanan PBB Kurangi Staf di Gaza

Rekomendasi untuk Anda

Amerika