Ledakan di Masjid Kabul Tewaskan 4 Orang, 8 Luka

Kabul, MINA – Sebuah ledakan mematikan menghantam masjid di Kabul, Afghanistan, saat shalat Jumat (12/6) waktu setempat.

Setidaknya empat orang, termasuk imam shalat, tewas dan delapan lainnya terluka.

Informasi dari Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyebutkan, bahan peledak yang ditempatkan di dalam Masjid Sher Shah Suri meledak saat shalat Jumat. Imam shalat Azizullah Mofleh termasuk di antara mereka yang tewas. Al Jazeera melaporkan.

Juru bicara Kemendagri, Tariq Arian mengatakan, polisi telah menutup daerah itu dan membantu memindahkan korban luka ke rumah sakit terdekat.

Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun serangan masjid awal bulan ini diklaim oleh afiliasi kelompok ISIS, yang berkantor pusat di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur.

Dalam sebuah pos media sosial, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahed, mengatakan serangan itu adalah bagian dari persekongkolan oleh musuh pada saat yang krusial ketika pembicaraan damai sedang berlangsung.

Pemerintah Afghanistan menyebut serangan itu sebagai “tidak manusiawi” dan “bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.”

Stefano Pontecorvo, perwakilan sipil senior NATO di Kabul, menekankan para pelaku harus diadili.

“Ketika kita menghadapi peluang historis untuk perdamaian, ancaman tidak bisa dibiarkan mengganggu itu. Kami berdiri dengan Afghanistan dalam perang melawan teror,” katanya di Twitter. (T/RS2/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)