Liga Muslim Dunia : Tolak Aksi Kekerasan dan Agresi

Sheikh Abdul Aziz Al-Asheikh (Arab News)

Makkah, MINA – Liga Muslim Dunia (MWL) menyatakan, Islam menolak segala bentuk aksi kekerasan dan agresi, sebaliknya menyerukan kebaikan, moralitas dan menjaga semua makhluk hidup.

Mufti Agung dan Presiden Dewan Cendekiawan Senior MWL Sheikh Abdul Aziz Al-Asheikh menekankan hal itu pada Pertemuan Haji Tahunan bertema “Moderasi dan Toleransi dalam Islam: Tekstual dan Fakta.” di Mina, Arab Saudi, Sabtu (2/9).

Karena itu, Al-Asheikh, yang juga Presiden Dewan Konstituante MWL yang berbasis di Makkah menekankan kepada umat Islam, untuk terus menunjukkan sisi terang Islam dengan menjadi model sebenarnya dalam perkataan dan perbuatan, Saudi Gazette melaporkan.

Mufti Agung juga menyesalkan jika ada tindakan sektarian yang dapat menyembunyikan sisi terang Islam sebagai agama yang mengedepankan kebaikan, keadilan dan persaudaraan.

“Keadilan adalah karakteristik agama Islam yang paling menonjol. Demikian pula belas kasih, persaudaraan, dan cinta kasih. Namun sekaligus juga menolak terhadap kekerasan dan agresi,” ujarnya.

Ia meminta para ilmuwan, khatib, penulis dan tokoh budaya untuk menyoroti hal itu melalui kata-kata, tulisan dan perbuatan.

Terutama yang berkontribusi untuk menyebarkan informasi, dalam hal ini melalui media cetak dan elektronik serta melalui media sosial dan media lain yang tersedia, lanjutnya.

“Karenanya sangat disayangkan jika aspek cemerlang Islam ini tersembunyi oleh praktik sektarian yang ditempuh oleh beberapa Muslim yang menyinggung Islam melalui tindakan tercela mereka dan dengan demikian menimbulkan kerusakan pada reputasi agama ilahi,” lanjutnya.

Mufti Agung mendesak umat Islam untuk mengikuti karakter sejati Islam dengan perilaku yang baik, kejujuran dalam kata-kata dan perbuatan, kesopanan, kepercayaan dalam transaksi keuangan dan komersial serta memenuhi kontrak dan janji mereka. Juga menjauhkan diri dari ketidakadilan, pengkhianatan, kepalsuan dan dari merugikan orang lain.

Beberapa pemimpin agama dan ulama terkemuka dari sekitar 72 negara di seluruh dunia serta ilmuwan terkemuka dari Kerajaan Arab Saudi selaku tuan rumah, menghadiri pertemuan tahunan tersebut.

Mereka termasuk Sekretaris Jenderal MWL Sheikh Muhammad Al-Isa, Mufti dari Mesir Shawki Allam, Mufti Agung Al-Quds Muhammad Hussein, Mufti dari Chechnya Salah Medjiyev, dan Ketua Dewan Fatwa Mauritania Sheikh Muhammad Mballa.

Mereka datang untuk menunaikan ibadah haji sebagai tamu undangan Liga Muslim Dunia (MWL).

Dalam sebuah komunike akhir pertemuan tersebut, para ilmuwan memuji upaya besar yang dilakukan oleh Pelayan Dua Masjid Suci Raja Salman dan pemerintah Arab Saudi dalam mempromosikan Islam.

Mereka memuji Raja Salman atas inisiatif utamanya yang membuka jalan untuk membuka kembali pintu Masjid Al-Aqsha serta perannya dalam menyoroti moderasi Islam dan inisiatif untuk mendirikan Pusat Perdamaian Global Raja Salman dan Pusat Global untuk Memerangi Ekstrimisme. (T/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)