Ma’arev: Boikot Dunia Terhadap Israel Berhasil

Tel Aviv, 29 Syawwal 1437/3 Agustus 2016 (MINA) – Harian Israel Ma’arev mengungkapkan bahwa kampanye internasional memboikot Israel mendapatkan respon positif dari dunia, bahkan di negara-negara sahabat Israel sekalipun.

Ma’arev edisi Selasa (2/8) kemarin mengabarkan bahwa gerakan internasional anti Israel yang lebih dikenal dengan kampanye internasional Boikot, Penghentian Saham, dan Sanksi (BDS) berhasil dengan sejumlah capaian.

Hal ini berbeda dengan apa yang dipromosikan PM Israel Benjamin Netanyahu belakangan yang berkali-kali menyerang gerakan dunia tersebut, demikian Pusat Informasi Palestina (PIP) melaporkannya.

Pakar-pakar Israel menyebut bahwa pernyataan Netanyahu berlebihan sebab seruan boikot terhadap Israel mendapatkan dukungan semakin kuat dari sejumlah negara.

Mantan Dubes Israel di Yordania, Owed Eran dan peneliti di Lembaga Keamanan Nasional Israel di Universitas Tel Aviv menyatakan bahwa apa yang disebutkan oleh Netanyahu tidak akurat.

Menurut Eran, organisasi-organisasi dunia untuk boikot Israel masih aktif bekerja dan belum menyatakan berhenti. Meski gerakan ini tidak mempengaruhi ekonomi Israel dengan kerugian besar, namun bukan berarti itu indikasi kekalahan gerakan ini.

“Meski para aktivis boikot Israel sebagian mengalami kemunduran namun mereka menghasilkan beberapa hal,” kata Eran dalam pernyataannya.

Ma’arev juga menyatakan, salah satu bukti keberhasilan boikot Israel adalah penandatangan 400 seniman dunia terhadap petisi internasional yang mendukung boikot terhadap Israel, di antaranya sastrawati Israel Noami Clain yang 7 tahun lalu menyerukan boikot ekonomi Israel usai agresi negara Zionis itu ke Jalur Gaza tahun 2008-2009 lalu. (T/P011/R05)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)