Madaba Yordania Jadi Ibukota Pariwisata Arab 2022

Panorama di kota kuno Madaba, Yordania.(Foto: Jordan-travel.com)

Amman, MINA – Kementerian Pariwisata dan Purbakala Yordania mengumumkan bahwa Madaba, kota yang berlokasi sekitar 30 km barat daya dari ibukota Amman, dinobatkan sebagai Ibukota Pariwisata Arab untuk tahun 2022.

Keputusan tersebut diumumkan setelah kota itu memenuhi kriteria dan kerangka acuan sebagaimana ditetapkan Organisasi Pariwisata Arab (ATO), Kantor Berita OKI melaporkan.

Dalam sebuah pernyataan resmi pada Senin (13/9), Menteri Pariwisata dan Purbakala Yordania Nayef Fayez mengatakan, ditunjuknya Madaba sebagai Ibukota Pariwisata Arab untuk 2022 akan menghidupkan kembali gerakan pariwisata di kota itu, khususnya, dan Yordania, secara umum.

Menurut dia, penunjukkan kota Madaba itu juga dapat menarik proyek-proyek investasi perintis di berbagai bidang, menginvestasikan sumber daya alam, budaya dan agama pada kota yang unik, meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran.

Kementerian, lanjut Fayez, sedang berusaha untuk mengubah Madaba menjadi pusat warisan budaya dan agama serta rumah bagi mosaik dan pusat kerajinan tangan di Kerajaan Yordania.

Dia menekankan, kota ini kaya memiliki warisan dan monumen arkeologi dan keagamaan, dan terkenal dengan monumen bersejarahnya, landmark alam yang indah dari lembah yang khas dan pemandangan gunung yang unik.

Untuk bagiannya, ATO mengucapkan selamat kepada kementerian, menunjukkan organisasi bekerja keras, bekerja sama dengan kementerian, untuk mengembangkan pariwisata di Yordania, yang memiliki potensi dan mengubahnya menjadi tujuan wisata khusus untuk keluarga Arab.

Kriteria pemilihan baru, katanya, berfokus pada manajemen pariwisata, infrastruktur dan sumber daya masing-masing kota, keragaman pola dan kegiatan pariwisata, pelestarian dan perlindungan lingkungan, respon terhadap perkembangan pariwisata, hasil yang diinginkan dari pariwisata di kota, keselamatan dan keamanan, stabilitas pariwisata dan keselamatan kesehatan.

Disebutkan bahwa tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mendorong gerakan pariwisata antar-Arab sambil menyoroti keunikan, adat istiadat dan tradisi masing-masing kota dan nilai pariwisatanya, serta peran mereka dalam mendukung industri pariwisata Arab dan berkomunikasi dengan budaya dan peradaban lain.

Madaba, juga dikenal sebagai “Kota Mosaik”, kaya akan warisan agama dan sejarah, termasuk Gunung Nebo, di mana diyakini bahwa Nabi Musa dimakamkan, dan Umm ar-Rasas, yang berisi reruntuhan dari Romawi, Bizantium, dan periode awal kebangkitan Islam.

Kota ini juga menawarkan jalur pendakian yang unik dengan pemandangan yang menakjubkan bagi pecinta petualangan, seperti tebing tinggi Wadi Zarq’a Ma’in, Wadi Balou’ dan Wadi Hidan.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)