MAHASISWA MUSLIM DITUNTUT BERPERAN DALAM DAKWAH

Dewan Pembina FKMH saat memberikan tausiyah dihadapan pengurus di Komplek Ponpes Al-Fatah Natar. Photo : Harun/MINA
Dewan Pembina FKMH saat memberikan tausiyah dihadapan pengurus di Komplek Ponpes Al-Fatah Natar. Photo : Harun/MINA

Lampung, 12 Ramadhan 1436/29 Juni 2015 (MINA) – Mahasiswa berperan penting dalam dakwah, demikian disampaikan Pembina Forum Komunikasi Mahasiswa Hizbullah (FKMH), Nurhadis pada Buka Bersama Pengurus yang dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah, Muhajirun, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (27/6).

“Dakwah bukan hanya tugas umara’ (pemimpin), namun juga tugas pemuda terlebih mahasiswa, sangat berperan penting dalam perkembangan dakwah Islam, “ ujarnya.

Menurutnya, kampus merupakan ladang dakwah tersendiri maka dituntut peran yang besar bagi mahasiswa untuk berdakwah.

Dia juga meminta agar pengurus FKMH aktif mengadakan kegiatan-kegiatan dakwah di lingkungan kampus seperti taklim, kajian, bedah buku, diskusi, dan lain-lain.

Sementara, Rolis Ikhwanuddin, juga pembina FKMH pada kesempatan yang sama meminta keseriusan para mahasiswa berada di jalan dakwah.

“Dakwah tidak boleh setengah-setengah, ketika kita sudah bertekad untuk berada di jalan dakwah maka kerahkan seluruh kemampuan kita, “ ujarnya.

Maka dibutuhkan komitmen bagi para da’i mahasiswa di lingkungan kampus untuk terus berdakwah tanpa kenal lelah.

Buka bersama yang diadakan FKMH ini, bertujuan menjalin silaturahim dan menjalin ikatan ukhuwah Islamiyah dalam berjamaah.

Forum Komunikasi Mahasiswa Hizbullah (FKMH) merupakan wadah bagi mahasiswa Jama’ah Muslimin (Hizbullah), yang menisbatkan dirinya pada syiar dakwah kampus dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lebih dari itu, dalam pengembangan SDM kadernya FKMH pun telah berusaha mengembangkan dirinya, tidak hanya sebagai wadah dakwah kampus melainkan juga pada bidang-bidang lainnya seperti, syiar-syiar Islam, pembinaan mentor di sekolah-sekolah, mengadakan pelatihan-pelatihan dan sebagainya.

Dengan memfokuskan pembinaan kader pada tiga elemen penting; yakni Pengembangan Potensi Fikriyah (Wawasan pengetahuan), Pengembangan Potensi Jasadiyah (Fisik yang kuat), dan Pengembangan Potensi Ruhiyah (Spiritual yang matang), maka diharapkan ke depan FKMH akan lebih berkembang dalam syiar dan gerak juangnya serta mampu menghasilkan kader-kader yang militan dan profetik.

Terbentuk di Lampung pada 4 Muharam 1430 H bertepatan dengan 1 Januari 2009, FKMH sudah mempunyai cabang di Jakarta, Bandung, Kalimantan, dan beberapa daerah lain yang kadernya sebagian besar merupakan alumnus Ma’had Al-Fatah Lampung.(L/nrz/K08/P4)

Mi’raj Islamic News Agency(MINA)

Comments: 0