MAHASISWA PALESTINA DI SEKOLAH UNRWA CAPAI HASIL DI ATAS RATA-RATA

(Gambar: UNRWA)
(Gambar: UNRWA)

Amman, 20 Muharram 1436/13 November 2014 (MINA) – Mahasiswa Palestina di sekolah United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) di Tepi Barat mencapai hasil lebih baik dari rata-rata mahasiswa di sekolah umum dalam penilaian internasional.

“Mahasiswa UNRWA dari Gaza dan Yordania mencapai hasil lebih tinggi dari rata-rata dari pada rekan-rekan mereka di sekolah umum dalam penilaian internasional seperti Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) dan Program for International Student Assessment (PISA),” kata Manager Pendidikan untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Harry Patrinos.

“Meskipun mayoritas keadaan mereka hidup di bawah standar,” kata Patrinos menambahkan sebagaimana dirilis laman resmi UNRWA dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Kamis (13/11).

Program Pendidikan UNRWA untuk Pengungsi Palestina, menyoroti bagaimana pendekatan yang mencakup praktek-praktek kelas guru yang efektif, kepemimpinan sekolah yang kuat, penilaian dan akuntabilitas bersama untuk belajar dan dapat mendukung kemampuan adaptasi serta kinerja tinggi.

Sistem pendidikan UNRWA, salah satu yang terbesar diantara sistem sekolah non-pemerintah di Timur Tengah dengan 500.000 siswa pengungsi setiap tahun.

Sekolah UNRWA fokus pada prestasi siswa untuk mencapai kesejahteraan dan menciptakan budaya pembelajaran yang mengakui lingkungan di mana anak-anak hidup di dalamnya serta mempromosikan kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua dan masyarakat.

“Sekolah UNRWA telah menciptakan sebuah komunitas pembelajaran yang berfokus pada prestasi siswa,” kata Harry Patrinos.

UNRWA mengelola hampir 700 sekolah, mempekerjakan sekitar 17.000 staf, mendidik lebih dari 500.000 mahasiswa pengungsi setiap tahun, dan beroperasi di Tepi Barat, Gaza, Yordania, Lebanon, dan Suriah. Sementara laporan ini berfokus pada tiga wilayah: Tepi Barat, Gaza dan Yordania.

Laporan tersebut mengutip kepuasan kerja yang tinggi dari para guru sebagai faktor yang kuat mengenai prestasi siswa dalam penilaian internasional.

Menurut survei yang diselenggarakan tim peneliti yang dipimpin Husein Abdul Hamid, di sekolah UNRWA, 75 persen guru merasa puas atau sangat puas dengan pekerjaan mereka. (T/P011/R11)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0